Lucu! Sandy Canester Ciptakan Lagu Setelah Ngobrol dengan Pohon
JAKARTA, iNews.id – Penyanyi Sandy Canester memiliki cerita lucu dan unik ketika menulis lirik dari lagu terbarunya berjudul Pohon. Lagu ini lahir dari proses komunikasi tak biasa antara dia dan sebuah pohon mangga di halaman belakang rumahnya.
Dalam jumpa pers di kawasan Setiabudi, Kuningan, Jakarta Selatan, belum lama ini, Sandy mengungkap inspirasi lagu tersebut bermula pada 2017. Saat itu, dia tengah mengalami kebuntuan ide dalam menulis lagu.
Dia mengaku membutuhkan pemantik baru untuk menghidupkan kembali kreativitasnya. Hingga akhirnya, Sandy memutuskan untuk “berdiskusi” dengan pohon mangga yang sudah lama tumbuh di rumahnya.
"Akhirnya saya bilang sama dia: 'Hon, gue pengen bikin lagu tentang lo nih, bantuin gue ya, kasih ide'," ujar Sandy Canester.
Panas! Insanul Fahmi Tuduh Ada yang Cuci Otak Wardatina Mawa?
Awalnya, dia mencoba menulis lirik bertema cinta remaja dengan latar suasana di bawah pohon. Namun, dia merasa hasilnya kurang maksimal dan tidak memberikan kedalaman makna yang dia cari.
Keesokan harinya, Sandy kembali mendatangi pohon tersebut untuk mencari sudut pandang lain. Dia bahkan membayangkan pohon itu memiliki jaringan dan “teman-teman” di seluruh dunia.
Digugat Cerai, Insanul Fahmi Berharap Rujuk dengan Wardatina Mawa?
"Lo bilang dong sama temen-temen lo di seluruh dunia, sama link-link lo di seluruh dunia untuk bilang bahwa gue pengen bikin lagu tentang lo, dan minta ke Tuhan kita untuk gue dititipin lagu supaya orang bisa sayang sama lo," kata Sandy.
Mengejutkan! Ini Reaksi Insanul Fahmi setelah Digugat Cerai Wardatina Mawa
Tak lama setelah “percakapan” imajinatif itu, ide segar pun muncul. Alih-alih lagu cinta romantis, dia justru mendapatkan perspektif dari sudut pandang sang pohon.
Menurut Sandy, pohon sering kali diperlakukan tidak layak oleh manusia. Dia ingin menyuarakan keresahan tersebut melalui lirik yang lebih reflektif dan menyentuh.
Dipercepat! Wardatina Mawa Resmi Gugat Cerai Insanul Fahmi
"Sekarang pohon tuh berubah fungsi aja gitu, dari yang harusnya meneduhkan, terus jadi tempat khususnya kita cowok-cowok kalau lagi pengen pipis, kita nyari pohon Bos, kita kencingin dia. Itu satu, terus fenomena pohon itu menjadi sesuatu yang spooky, sesuatu yang angker," ujarnya.
Melalui lagu Pohon, Sandy ingin mengingatkan bahwa pohon adalah makhluk hidup yang memiliki peran penting dalam kehidupan manusia. Dia menilai pohon seharusnya dihargai, bukan sekadar dijadikan objek.
Salah satu bagian lirik yang paling dia sukai berbunyi, "Hidupku untuk hidupmu, dari waktu ke waktu". Bagi Sandy, kalimat itu merepresentasikan pengabdian pohon kepada manusia.
"Ada part yang paling saya suka di lirik itu: 'Hidupku untuk hidupmu, dari waktu ke waktu'. Pohon sedang bercerita sama kita bahwa: 'Aku ada untukmu, selalu ada untukmu, tahukah kamu ingin aku bercerita tentang duniaku'," ucap pelantun Sabtu Minggu tersebut.
Meski lagu ini telah tersimpan sejak 2017, Sandy merasa tahun ini menjadi waktu yang tepat untuk merilisnya. Dia juga menggandeng platform Noice untuk berkolaborasi secara eksklusif dalam perilisan tersebut.
Tak hanya merilis karya baru, Sandy membawa misi sosial melalui lagu ini. Dia berkomitmen mendonasikan sebagian pendapatan dari penjualan lagu untuk aksi lingkungan hidup.
"Niat saya dari awal, sebagian penjualan lagu ini akan saya donasikan dan harus transparan dan memang harus jalan, jadi saya butuh partner. Saya merasa bahwa pohon punya hak untuk disayang," kata Sandy Canester.
Editor: Dani M Dahwilani