Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Lawan Trump, Negara Sekutu Denmark Ramai-Ramai Dirikan Konsulat di Greenland
Advertisement . Scroll to see content

Juni 2018, Musik Indonesia Akan Diperkenalkan di Midem Cannes Prancis

Kamis, 31 Mei 2018 - 21:31:00 WIB
Juni 2018, Musik Indonesia Akan Diperkenalkan di Midem Cannes Prancis
Bekraf akan memperkenalkan musik Indonesia di ajang Midem 2018, Cannes, Prancis. (Foto: iNews.id/Siska Permata Sari)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Faktor keberhasilan industri musik Indonesia ketika berhasil menembus pasar lokal dan internasional. Tak cuma membutuhkan kualitas yang baik, tetapi juga media penjembatan antara musik lokal dan pasar internasional.

Salah satunya melalui pameran musik internasional. Untuk mewujudkan itu, tahun ini musik Indonesia akan diperkenalkan di Marche International du Disque et de I'Edition Musicale (Midem) 2018 yang digelar di Cannes, Prancis, Juni mendatang.

Midem merupakan pameran musik internasional dengan format business to business yang melibatkan label musik, publisher internasional, distributor musik, musisi, produser, film maker hingga perusahaan teknologi dan startup.

Dalam hal tersebut, aktor musik Indonesia telah didukung oleh pihak pemerintah lewat Badan Ekonomi Kreatif Indonesia (Bekraf). Direktur Pemasaran Luar Negeri Bekraf Boni Pudjianto mengatakan, ini adalah pertama kalinya Indonesia ikut serta dalam Midem.

"Midem 2018 akan menjadi platform menarik, karena musik adalah salah satu subsektor yang diprioritaskan oleh Bekraf," kata Boni dalam acara jumpa pers di Djakarta Theatere, Menteng, Jakarta, Kamis (31/5/2018).

Keterlibatan Indonesia di pasar musik internasional ini merupakan hasil kerja sama antara aktor di industri musik Indonesia, seperti Asosiasi Industri Rekaman Indonesia (ASIRI). Di Midem 2018 Cannes, perwakilan Indonesia akan mengenalkan musik Indonesia lewat beberapa kegiatan. Bekraf akan melakukan pembangunan Paviliun Indonesia, Indonesia Panel, Speedmeeting, hingga pemasangan promosi musik lokal di mega billboard Kota Cannes.

"Di Paviliun Indonesia akan men-display dan mempromosikan pelaku kreatif subsektor musik Indonesia yang sebelumnya pernah mengikuti pameran internasional, seperti Kuassa, Anymo Guitar, dan Seruni Audio," katanya.

Sementara itu, Ketua ASIRI Gumilang Ramadhan mengatakan, musik Indonesia harus dikenal di mana saja dan bisa berkolaborasi dengan negara mana pun.

"Musik Indonesia harus terekspos. Semoga dengan Midem kita bisa mengambil sebaik-baiknya kesempatan ini, karena kami punya musik yang bagus-bagus, seperti musik tradisional," kata Gumilang di kesempatan yang sama.

Melalui keterlibatan Indonesia di pasar musik Indonesia, dia berharap mereka yang berada di industri musik internasional bisa melihat, kondisi industri musik di Indonesia yang menurutnya potensial untuk berbisnis musik.

"Enggak muluk-muluk (harapannya). (Semoga bisa) memperkenalkan musik Indonesia seperti apa sekarang. Supaya orang tahu di Indonesia peta musiknya seperti apa,” katanya.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut