Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Pianis Dunia Rueibin Chen Siap Guncang Jakarta dengan Musik Klasik Jerman-Austria: Impian Saya!
Advertisement . Scroll to see content

Alasan Rueibin Chen Pilih Brahms untuk Konser di Jakarta 20 Juni 2026, Punya Kedekatan Emosional

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:58:00 WIB
Alasan Rueibin Chen Pilih Brahms untuk Konser di Jakarta 20 Juni 2026, Punya Kedekatan Emosional
Pianis Rueibin Chen akan tampil di Jakarta 20 Juni 2026. (Foto: Niko Prayoga)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id Pianis kelas dunia, Rueibin Chen, siap menyuguhkan penampilan istimewa bagi pencinta musik klasik Indonesia dalam konser yang akan digelar di Aula Simfonia Jakarta pada 20 Juni 2026. Dalam konser tersebut, Chen akan membawakan Piano Concerto No. 1 karya Johannes Brahms bersama Jakarta Simfonia Orchestra.

Pemilihan karya Brahms bukan tanpa alasan. Chen mengaku memiliki hubungan emosional yang kuat dengan sang komponis legendaris. Kedekatan itu terbentuk karena dirinya pernah menetap selama 15 tahun di kota kelahiran Brahms, sehingga membuat musik-musiknya terasa sangat personal.

"Jadi, kali ini saya akan memainkan Brahms Piano Concerto No. 1. Seperti yang saya bilang, saya selalu merasa Brahms itu sangat dekat karena saya tinggal 15 tahun di kampung halamannya. Dan ketika dia menciptakan karya ini, dia masih sangat muda. Jadi ya, saya sangat senang," ujar Chen saat ditemui di Aula Simfonia Jakarta, Rabu (17/6/2026).

Bagi Chen, membawakan karya monumental Brahms di Jakarta juga menjadi kesempatan untuk memperkenalkan kekayaan tradisi musik Jerman-Austria yang telah membentuk perjalanan artistiknya selama bertahun-tahun.

Tak hanya itu, tampil di Asia Tenggara, termasuk Indonesia, merupakan salah satu impian lama pianis keturunan Tionghoa tersebut. Setelah meninggalkan kampung halamannya sejak usia 13 tahun untuk menempuh pendidikan dan karier musik di luar negeri, Chen merasa memiliki ikatan tersendiri dengan audiens Asia.

"Wah, ini impian saya. Saya sendiri sudah merantau dari kampung halaman sejak usia 13 tahun. Saya juga berasal dari Asia, dan sekarang saya melihat kesempatan yang sangat bagus di sini," katanya.

Chen juga mengaku terkesan dengan apresiasi masyarakat Indonesia terhadap musik klasik. Menurut dia, para penonton di Tanah Air memiliki standar yang tinggi dan mampu menikmati karya-karya musik klasik dengan baik.

"Saya merasa musik klasik punya peran yang sangat penting bagi semua orang di sini. Saya rasa audiens di sini punya standar yang sangat tinggi," ujarnya.

Dalam konser mendatang, Chen akan menghadirkan interpretasi mendalam terhadap karya Brahms yang dikenal memadukan semangat muda, refleksi filosofis, dan karakter heroik. Penampilannya tidak hanya menonjolkan kemampuan teknis bermain piano, tetapi juga kekuatan ekspresi dan penghayatan emosional yang menjadi ciri khasnya.

Sejak kecil, Chen tumbuh dalam lingkungan yang kental dengan tradisi musik Jerman-Austria. Pengalaman panjangnya bermusik di Eropa, termasuk di Wina, membuatnya dikenal sebagai salah satu pianis keturunan Tionghoa yang mampu merepresentasikan karakter musik Jerman-Austria secara autentik di panggung internasional.

Usai konser di Jakarta, Chen akan melanjutkan rangkaian tur konsernya ke sejumlah negara Asia sebelum memulai tur besar di Amerika Serikat pada tahun mendatang. Kehadirannya di Indonesia pun menjadi kesempatan langka bagi pencinta musik klasik untuk menyaksikan langsung interpretasi seorang maestro terhadap salah satu karya terbesar Brahms.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut