Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jangan Sepelekan Nyeri Menstruasi, Bisa Tanda Endometriosis! 
Advertisement . Scroll to see content

Yuk, Kenali Endometriosis sejak Dini dengan 5 Tanda Ini

Rabu, 27 Juni 2018 - 06:39:00 WIB
Yuk, Kenali Endometriosis sejak Dini dengan 5 Tanda Ini
Tercatat hingga 50 persen wanita yang mengalami endometriosis. (Foto: BBC)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Di masa menjelang menstruasi, para perempuan kerap merasakan rasa tak nyaman seperti nyeri di bagian perut, gangguan mood, dan seks yang menyakitkan. Tetapi jika hal tersebut parah, waspadai penyakit endometriosis. Apa itu?

Endometriosis sendiri adalah gangguan jaringan atau jaringan abnormal yang seharusnya melapisi rahim, tetapi tumbuh di luar rahim. Hal ini dapat mempengaruhi wanita selama masa subur hingga menyebabkan rasa sakit serius yang berkaitan dengan ketidaksuburan.

Itulah pentingnya mengenali tanda-tanda atau deteksi dini endometriosis demi kesehatan reproduksi Anda. Berikut lima tanda endometriosis yang bisa dikenali, seperti dilansir dari Self, Selasa (26/6/2018).

Gumpalan Darah dan Pendarahan

Salah satunya seseorang terkena endometriosis ketika adanya gumpalan darah selama menstruasi. Gumpalan darah biasanya berukuran tak normal atau besar. Endometriosis juga menyebabkan pendarahan yang memiliki arti keluar lebih banyak darah.

Nyeri Perut

Inilah yang paling mudah dirasakan untuk mendeteksi endometriosis. Bagian-bagian yang biasanya nyeri adalah panggul, perut bagian bawah, dan punggung bagian bawah. Rasa sakit atau kram ini biasanya intens di area-area tersebut, mirip kram sebelum menstruasi hanya saja penderita endometriosis lebih parah.

Gangguan Pencernaan

Tak cuma mengalami nyeri perut, endometriosis juga menyebabkan gangguan gastrointestinal atau gangguan pencernaan seperti sembelit, diare, dan sakit di bagian usus.

Hubungan Seksual yang Menyiksa

Hubungan seks yang menyakitkan adalah indikator besar dari endometriosis. Biasanya, rasa sakit itu timbul saat berhubungan seks, setelah berhubungan seks, hingga hari berikutnya. Hubungan seks bisa terasa lebih menyakitkan sebelum atau selama masa menstruasi.

Ketidaksuburan

Tercatat hingga 50 persen wanita yang mengalami endometriosis juga mengalami ketidaksuburan. Bahkan, banyak wanita yang tidak mengetahui dirinya mengidap endometriosis hingga mengalami kesulitan hamil dan melakukan pemeriksaan kesuburan.

Demi mengurangi efek endometriosis, biasanya bisa dilakukan dengan obat hormon, mengkompres dengan air hangat, melakukan proses pembedahan, hingga melakukan prosedur medis lainnya.

Editor: Adhityo Fajar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut