Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Apa Benar Alat Tes TBC INDIGEN dari PCR Covid-19? Ini Faktanya!
Advertisement . Scroll to see content

Waspada, Orang yang Sakit TBC Paru Rawan Terinfeksi Meningitis

Sabtu, 11 April 2020 - 19:39:00 WIB
Waspada, Orang yang Sakit TBC Paru Rawan Terinfeksi Meningitis
Cek kesehatan untuk memastikan Anda tidak sakit. (Foto: Ilustrasi AFP)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Meningitis ternyata penyakit yang sangat mudah menular. Penyakit peradangan selaput otak ini bisa disebarkan melalui percikan air liur saat bersin atau batuk.

Meningitis merupakan peradangan meningen, yaitu peradangan yang terjadi pada selaput pelindung, yang menutupi otak dan sumsum tulang belakang. Penyakit ini bisa disebabkan virus, bakteri, atau jamur.

Tidak hanya ditularkan langsung dari penderita ke orang lain, penyakit meningitis juga bisa terjadi pada mereka yang sudah mengalami masalah kesehatan sebelumnya. Misalnya pada pasien dengan riwayat TBC paru.

"Pada pasien dengan riwayat TBC paru, antibodi mereka melemah sehingga kuman dapat menyebar ke otak dan menyebabkan peradangan di selaput otak," tutur Dokter Spesialis Saraf Primaya Hospital Karawang dr Henny Herawati, SpS, melalui keterangan tertulis, Jumat (10/4/2020).

Dia mengatakan, di beberapa kasus meningitis juga bisa muncul pada pasien dengan keluhan gigi berlubang dan bengkak, telinga membengkak, atau terdapat infeksi daerah sinus yang tak diobati hingga tuntas.

"Kondisi-kondisi demikian bisa memicu meningitis karena kuman yang ada di area infeksi itu menyebar ke otak," kata dr Henny.

Perlu diketahui, gejala awal meningitis itu antara lain muncul nyeri di kepala, nyeri leher, nyeri otot, mual, muntah, nafsu makan berkurang, lesu, dan cepat mengantuk.

"Gejala ini terjadi sekitar satu hingga dua minggu. Jika dibiarkan, gejala berat akan terjadi," katanya.

Gejala berat tersebut antara lain kejang, kaku kuduk (leher), penurunan kesadaran, nyeri kepala berat, demam tinggi di atas 38 derajat Celsius, gangguan penglihatan, gangguan konsentrasi, gangguan pendengaran, bahkan lumpuh. Demikian dikutip dari Okezone.

Editor: Tuty Ocktaviany

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut