Waspada, 5 Gejala Dehidrasi saat Berpuasa
JAKARTA, iNews.id - Berpuasa di bulan Ramadan sejatinya menjadi ibadah yang dilakukan umat Muslim di seluruh dunia. Tentunya, tidak ada yang ingin ibadahnya terganggu dengan masalah-masalah kesehatan yang mungkin dijumpai ketika berpuasa.
Masalah-masalah kesehatan yang timbul di bulan Ramadan, bisa timbul ketika Anda tidak memenuhi gizi makro dan mikro saat sahur dan berbuka. Salah satu contohnya adalah dehidrasi.
Dehidrasi merupakan suatu kondisi di mana tubuh kekurangan cairan dan tidak mendapatkan hidrasi yang cukup. Kondisi tersebut akan sering terjadi apabila Anda kurang minum saat sahur dan berbuka.
Jadi, cobalah tetap minum minimal delapan gelas sehari yang dibagi saat berbuka dan sahur. Jika tidak sempat, konsumsilah sayur-sayuran dan buah-buahan yang mengandung kadar air tinggi.
Berikut ini tanda-tanda tubuh mengalami dehidrasi, seperti dirangkum dari Healthline, Jumat (1/5/2020).
1. Kulit kering dan mengelupas
Tanda yang terasa saat Anda mengalami dehidrasi adalah kulit kering. Ini karena jaringan kulit kehilangan kelembapannya. Selain kering, dehidrasi juga menyebabkan kulit kasar, mengelupas, memerah, dan kulit bibir menjadi pecah-pecah.
2. Bau mulut
Saat dehidrasi, mulut dan lidah Anda terasa lengket dan kering. Kondisi ini tak jarang membuat Anda memiliki bau mulut. Menyikat gigi dan minum banyak air ketika sahur dan berbuka, membantu menghilangkan bakteri penyebab bau.
3. Warna urin yang gelap
Anda dapat mengetahui apakah Anda mengalami dehidrasi dengan melihat warna urin. Urin berwarna kuning atau kuning tua, artinya Anda mengalami dehidrasi ringan hingga parah. Sebaliknya jika Anda memiliki tingkat hidrasi yang sehat, urin Anda akan berwarna sangat terang.
4. Sembelit
Dehidrasi dapat menyebabkan atau memperburuk konstipasi. Anda bisa mengalami kesulitan buang air besar (BAB) atau BAB lebih sedikit jika Anda tidak mendapatkan cukup air.
5. Pusing
Dehidrasi juga bisa membuat Anda mengalami sakit kepala atau pusing. Nyeri atau sakit kepala ini terkait dengan tekanan darah rendah karena kehilangan air. Sebab, nyatanya air minum dapat membantu meningkatkan tekanan darah dan meredakan gejala.
Editor: Tuty Ocktaviany