Vitiligo Penyakit Apa, Timbulkan Kelainan pada Kulit Bikin Tak Percaya Diri
JAKARTA, iNews.id – Penyakit kulit beragam jenisnya. Salah satu yang jadi pertanyaan banyak orang adalah tentang vitiligo penyakit apa? Vitiligo adalah kondisi di mana orang memiliki bercak-bercak putih di beberapa bagian tubuhnya.
Namun, tak perlu khawatir dengan vitiligo. Penyakit ini tidak berbahaya dan tak menular. Pasalnya, penderita vitiligo adalah orang yang sehat dan sama seperti orang lain pada umumnya.
Meski bukan penyakit yang dapat mengancam jiwa, vitiligo kerap menyebabkan penderitanya mengalami stres dan gangguan kepercayaan diri akibat penampilannya. Pasalnya Vitiligo terjadi ketika kulit tidak dapat memproduksi melanin.
Diketahui melanin adalah senyawa yang berfungsi menentukan warna kulit dan melindungi kulit dari efek buruk sinar matahari tidak memadai. Kekurangan melanin dapat disebabkan oleh beberapa faktor. Mulai dari faktor keturunan, mengalami kerusakan kulit, misalnya akibat terbakar matahari, mengidap penyakit autoimun hipertiroidisme, diabetes atau penyakit Addison, serta terpaan senyawa kimia tertentu.
Deretan Artis Idap Penyakit Bipolar, Nomor 2 Bagikan Kisah Pilu Akui Sempat Nyaris Bunuh Diri
Semua orang pun memiliki risiko terkena vitiligo dan mampu terjadi pada usia berapa pun. Umumnya, bercak kulit ini muncul sebelum usia 20 tahun. Bahkan bisa jadi mulai saat masih kanak-kanak.
Gejala utama yang paling menonjol adalah munculnya bercak-bercak yang awalnya berwarna lebih muda dari kulit normal dan kemudian berubah menjadi putih. Bercak-bercak tersebut biasanya permanen dan lebih rentan terbakar sinar matahari.
Meskipun tidak menyebabkan iritasi atau ruam, bercak-bercak tersebut terkadang terasa gatal. Bagian tubuh yang rentan terserang vitiligo adalah permukaan yang paling sering terpapar sinar matahari seperti tangan, kaki, wajah, bibir, serta leher. Vitiligo juga dapat menyerang akar rambut dan menyebabkan tumbuhnya uban pada rambut, bulu mata, alis, dan jenggot.
Berbagai cara pengobatan vitiligo bertujuan untuk mengembalikan warna kulit seperti semula. Metode penanganannya tergantung pada usia pasien, seberapa luas area yang terkena vitiligo dan penyebarannya, serta dampak vitiligo terhadap kualitas hidup pasien.
Misalnya, dokter akan menganjurkan pasien untuk menggunakan tanning lotion atau losion penggelap kulit. Dokter juga akan menyarankan pasien memakai tabir surya dengan SPF 30 atau lebih, untuk mencegah kerusakan kulit yang lebih parah akibat paparan sinar matahari.
Editor: Elvira Anna