Terlalu Banyak Konsumsi Protein, Ini 5 Dampaknya bagi Kesehatan
JAKARTA, iNews.id – Protein dikenal sebagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, serta menunjang berbagai fungsi metabolisme. Namun, konsumsi protein yang berlebihan dan dilakukan secara terus-menerus ternyata tidak selalu berdampak positif bagi kesehatan.
Kondisi ini bahkan bisa memicu berbagai masalah kesehatan, terutama jika pola makan tidak seimbang atau dialami oleh orang dengan kondisi medis tertentu. Berikut lima dampak yang dapat muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi protein.
1. Meningkatkan Risiko Penyakit
Asupan protein yang terlalu tinggi, khususnya dari sumber tertentu, berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis. Sejumlah penelitian menunjukkan pola makan tinggi protein dalam jangka panjang dapat dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner hingga beberapa jenis kanker.
5 Ancaman Diam-Diam Gula bagi Kesehatan Tubuh
Risiko tersebut akan semakin besar jika konsumsi protein tidak dibarengi dengan asupan sayur, buah, dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.
2. Menyebabkan Gangguan Pencernaan
Jangan Abai, Penurunan Hormon Testosteron Bahaya untuk Kesehatan Pria
Diet tinggi protein sering kali berdampak pada sistem pencernaan, terutama ketika asupan serat menjadi rendah. Kondisi ini dapat memicu sembelit, perut kembung, gas berlebih, hingga rasa tidak nyaman di saluran cerna.
Gangguan ini terjadi karena sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memproses protein dalam jumlah besar, sementara kurangnya serat memperlambat pergerakan usus.
8 Buah Rendah Gula Cocok untuk Diet, Bantu Jaga Kesehatan Tubuh
3. Membebani Fungsi Ginjal
Ginjal berperan penting dalam menyaring sisa hasil metabolisme protein dari darah. Jika protein dikonsumsi secara berlebihan, ginjal akan bekerja lebih keras dari biasanya.
Kafein pada Kopi Picu Pengeluaran Kalsium, Benarkah Bisa Merusak Kesehatan Tulang?
Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki riwayat gangguan ginjal sebelumnya.
4. Meningkatkan Stres Metabolik pada Tubuh
Tubuh tidak selalu mampu memanfaatkan protein berlebih secara optimal. Metabolisme protein dalam jumlah besar dapat menimbulkan stres metabolik yang berdampak pada organ-organ penting seperti hati, ginjal, dan tulang.
Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini berpotensi mengganggu keseimbangan fungsi tubuh secara keseluruhan.
5. Memicu Tekanan Darah Tinggi
Konsumsi protein berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Hipertensi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit serius seperti jantung dan stroke.
Risiko ini dapat semakin besar jika pola makan tinggi protein juga disertai konsumsi garam berlebih dan minim nutrisi pelindung seperti kalium serta serat.
Protein memang memiliki peran vital bagi kesehatan tubuh. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan pencernaan hingga meningkatnya risiko penyakit kronis.
Para ahli pun menyarankan agar konsumsi protein disesuaikan dengan usia, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan masing-masing individu, serta tetap dikombinasikan dengan nutrisi lain agar tubuh tetap sehat dan seimbang.
Editor: Dani M Dahwilani