Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 5 Sumber Protein Favorit Anak Bantu Tumbuh Kembang dan Daya Tahan Tubuh
Advertisement . Scroll to see content

Terlalu Banyak Konsumsi Protein, Ini 5 Dampaknya bagi Kesehatan

Senin, 26 Januari 2026 - 06:31:00 WIB
Terlalu Banyak Konsumsi Protein, Ini 5 Dampaknya bagi Kesehatan
Berikut lima dampak yang dapat muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi protein. (Foto: AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.idProtein dikenal sebagai nutrisi penting yang dibutuhkan tubuh untuk membangun otot, memperbaiki jaringan, serta menunjang berbagai fungsi metabolisme. Namun, konsumsi protein yang berlebihan dan dilakukan secara terus-menerus ternyata tidak selalu berdampak positif bagi kesehatan.

Kondisi ini bahkan bisa memicu berbagai masalah kesehatan, terutama jika pola makan tidak seimbang atau dialami oleh orang dengan kondisi medis tertentu. Berikut lima dampak yang dapat muncul akibat terlalu banyak mengonsumsi protein.

1. Meningkatkan Risiko Penyakit

Asupan protein yang terlalu tinggi, khususnya dari sumber tertentu, berpotensi meningkatkan risiko penyakit kronis. Sejumlah penelitian menunjukkan pola makan tinggi protein dalam jangka panjang dapat dikaitkan dengan meningkatnya risiko penyakit jantung koroner hingga beberapa jenis kanker.

Risiko tersebut akan semakin besar jika konsumsi protein tidak dibarengi dengan asupan sayur, buah, dan nutrisi penting lainnya yang dibutuhkan tubuh.

2. Menyebabkan Gangguan Pencernaan

Diet tinggi protein sering kali berdampak pada sistem pencernaan, terutama ketika asupan serat menjadi rendah. Kondisi ini dapat memicu sembelit, perut kembung, gas berlebih, hingga rasa tidak nyaman di saluran cerna.

Gangguan ini terjadi karena sistem pencernaan harus bekerja lebih keras untuk memproses protein dalam jumlah besar, sementara kurangnya serat memperlambat pergerakan usus.

3. Membebani Fungsi Ginjal

Ginjal berperan penting dalam menyaring sisa hasil metabolisme protein dari darah. Jika protein dikonsumsi secara berlebihan, ginjal akan bekerja lebih keras dari biasanya.

Dalam jangka panjang, kondisi ini dapat mempercepat penurunan fungsi ginjal, terutama pada orang yang sudah memiliki riwayat gangguan ginjal sebelumnya.

4. Meningkatkan Stres Metabolik pada Tubuh

Tubuh tidak selalu mampu memanfaatkan protein berlebih secara optimal. Metabolisme protein dalam jumlah besar dapat menimbulkan stres metabolik yang berdampak pada organ-organ penting seperti hati, ginjal, dan tulang.

Jika dibiarkan terus-menerus, kondisi ini berpotensi mengganggu keseimbangan fungsi tubuh secara keseluruhan.

5. Memicu Tekanan Darah Tinggi

Konsumsi protein berlebihan juga dikaitkan dengan peningkatan tekanan darah. Hipertensi sendiri merupakan faktor risiko utama penyakit serius seperti jantung dan stroke.

Risiko ini dapat semakin besar jika pola makan tinggi protein juga disertai konsumsi garam berlebih dan minim nutrisi pelindung seperti kalium serta serat.

Protein memang memiliki peran vital bagi kesehatan tubuh. Namun, mengonsumsinya secara berlebihan justru dapat menimbulkan berbagai dampak negatif, mulai dari gangguan pencernaan hingga meningkatnya risiko penyakit kronis.

Para ahli pun menyarankan agar konsumsi protein disesuaikan dengan usia, tingkat aktivitas, dan kondisi kesehatan masing-masing individu, serta tetap dikombinasikan dengan nutrisi lain agar tubuh tetap sehat dan seimbang.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut