Sebelum Meninggal Dunia, John Tobing Berjuang Melawan Stroke
JAKARTA, iNews.id – Sebelum meninggal dunia, pencipta lagu Darah Juang, John Tobing, berjuang melawan stroke yang dideritanya. Almarhum sempat menjalani perawatan intensif di rumah sakit pada Desember 2025.
Kepergian John Tobing untuk selama-lamanya menyisakan duka mendalam bagi masyarakat. Sosok berpengaruh dalam kegiatan aktivisme mahasiswa ini mengembuskan napas terakhir pada Rabu malam (25/2/2026) di Rumah Sakit Akademik Universitas Gadjah Mada (RSA UGM), Yogyakarta.
Sebelum wafat di usia 60 tahun, dia diketahui sempat berjuang melawan penyakit stroke yang dideritanya sejak akhir 2025.
John Tobing, yang memiliki nama lengkap Johnsony Maharsak Lumban Tobing, mulai mengalami gangguan kesehatan serius pada Desember 2025. Stroke yang menyerangnya membuat kondisi fisiknya menurun drastis dan memerlukan perawatan intensif.
John Tobing Pencipta Lagu Darah Juang Meninggal Dunia di Usia 60 Tahun
Sejak saat itu, dia lebih banyak menjalani masa pemulihan dan mendapat pendampingan dari keluarga serta sahabat dekatnya.
Kabar Duka, John Tobing Pencipta Lagu Darah Juang Meninggal Dunia
Selama dirawat, John diketahui mendapat dukungan yang terus mengalir dari berbagai kalangan, mulai dari sahabat seperjuangan, alumni Universitas Gadjah Mada (UGM), hingga aktivis lintas generasi.
Namun, kondisi John Tobing dilaporkan semakin menurun dalam beberapa hari terakhir sebelum akhirnya dia mengembuskan napas terakhir pada Rabu malam (25/2) sekitar pukul 20.45 WIB. Kepergiannya meninggalkan duka mendalam, khususnya bagi kalangan aktivis dan pencinta musik perjuangan di Tanah Air.
Rencananya, jenazah John Tobing akan disemayamkan di Rumah Duka RS Bethesda Yogyakarta dan dimakamkan di Prambanan pada Sabtu, 28 Februari 2026.
Editor: Muhammad Sukardi