Perempuan Lebih Rentan Osteoporosis Bukan Mitos: Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id – Anggapan perempuan lebih rentan mengalami osteoporosis dibandingkan laki-laki bukan mitos. Fakta ini berkaitan erat dengan perubahan hormon yang terjadi seiring bertambahnya usia, terutama setelah menopause.
Hospitalist Siloam Hospitals Mampang dr Uli Asri Sihotang menjelaskan, perempuan di bawah usia 50 tahun umumnya masih memiliki kondisi tulang yang cukup kuat. Namun, risiko mulai meningkat ketika memasuki masa menopause.
“Kalau perempuan di bawah usia 50 tahun, sebenarnya tulangnya masih cukup kuat. Tapi setelah menopause, ketika sudah tidak menstruasi, hormon estrogen menurun dan tidak lagi membantu penyerapan kalsium ke tulang. Itu yang membuat risiko osteoporosis meningkat,” katanya usai acara edukasi kesehatan ortopedi dan sport medicine, Jumat (24/4/2026).
Dia mengatakan penurunan hormon estrogen menjadi faktor utama yang membuat perempuan usia di atas 50 tahun lebih rentan mengalami pengeroposan tulang. Kondisi ini membuat tulang menjadi lebih rapuh dan mudah mengalami cedera.
Jangan Tunggu Sakit, Ini Pentingnya Cek Kesehatan Rutin untuk Cegah Penyakit Kronis
Untuk itu, dia menekankan pentingnya menjaga kesehatan tulang sejak usia muda sebagai langkah pencegahan. Salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan mencukupi asupan kalsium setiap hari.