Mulai Bosan dalam Pernikahan? Begini Lima Solusi bagi Pasutri
JAKARTA, iNews.id – Sekalipun usia pernikahan bersama pasangan sudah lama, Anda tetap harus menjaganya dengan baik. Jika tidak, rasa bosan dalam pernikahan akan muncul. Sebelum itu terjadi, simak hal-hal yang patut diperhatikan oleh pasangan suami-istri.
Mempersatukan dua kepala menjadi satu dalam sebuah pernikahan, tentunya tidak mudah. Dalam setiap rumah tangga, kadang ada argumen yang tak sependapat dari berbagai aspek. Mulai dari ekonomi, dapur, rencana liburan, jam pulang kerja, politik, hingga urusan ranjang. Maka, percekcokan atau pertengkaran kecil tak dapat dihindarkan sebagaimana bumbu dalam masakan.
Tak hanya pertengkaran dan argumentasi dalam diskusi, pernikahan malah bisa menjadi rumit jika rasa bosan datang dan Anda tak tahu bagaimana cara mengusir kebosanan itu pergi. Apalagi jika Anda dan pasangan telah menikah selama bertahun-tahun. Namun, apakah pernikahan yang dilanda kebosanan masih bisa diperbaiki? Bagaimana caranya agar pernikahan kembali segar dan bahagia?
Salah satu kuncinya adalah keinginan untuk tetap bersama, apa pun keadaannya bersama pasangan. Berikut ada lima kiat yang bisa Anda dan pasangan lakukan bersama, seperti iNews.id kutip dari Today, Jumat (3/11/2017).
Berlatih Bersyukur
Kunci membangkitkan lagi rasa gairah dengan pasangan Anda dengan mengingat hal-hal baik yang ada padanya. Dampak melakukan hal ini dapat membuat Anda lebih bersyukur dan menghargai usaha yang telah dilakukan pasangan untuk membuat bahagia. Intinya adalah merasa bersyukur karena ini menjadi salah satu kunci kebahagiaan. Jadi, jika Anda menginginkan rasa bahagia menghinggapi kehidupan rumah tangga, belajarlah untuk bersyukur.
Lupakan Kekesalan Anda pada Pasangan
Dalam pernikahan, di mana hidup satu atap bersama pasangan, kadang-kadang ada saja hal atau kelakuan yang membuat Anda sebal. Misalnya, pasangan Anda tak dapat memisahkan pekerjaan dan urusan rumah atau sering keluar karena acara sosial. Rasa sebal semacam itu bisa saja memengaruhi cinta Anda padanya dari waktu ke waktu.
Oleh sebab itu, untuk mendapatkan kembali kebahagiaan, berusahalah menerima kekurangan pasangan Anda. Dengan demikian, Anda bisa menjaga dinamika hubungan Anda dengannya, membuat komunikasi lebih baik, terhubung, dan merasa lebih mencintai pasangan.
Bangun Kembali Kontak Fisik
Saat jatuh cinta pada seseorang, Anda kerap mencari cara untuk berhubungan fisik dengan si dia. Mulai dari berpegangan tangan dan berpelukan. Membangun kembali sentuhan fisik semacam itu terhadap pasangan, dapat membangkitkan perasaan cinta lagi. Sentuhan-sentuhan semacam itu dapat diterjemahkan dalam hubungan emosional yang mendalam dengan si dia.
Diskusi dan Jeda saat Bertengkar
Bertengkar dalam pernikahan merupakan bumbu-bumbu penyedap. Tetapi jika pertengkaran itu sering terjadi dan membuat Anda tidak nyaman, cobalah untuk bersikap dewasa. Misalnya, ketika pertengkaran itu terjadi, cobalah berdiskusi dengan pasangan. Atau jika kepala masih dipenuhi emosi, cobalah untuk mengambil jeda dan kembali mendiskusikan masalahnya dengan baik-baik.
Lakukan Hal Baru dengan Pasangan
Kebosanan timbul karena melakukan hal-hal yang monoton. Maka disarankan bagi Anda dan pasangan, untuk mencoba hal-hal baru bersama-sama. Misalnya, mengikuti kelas dansa, mencoba restoran baru, atau tempat wisata baru bersama-sama. Hal ini mampu meningkatka gairah dan kebahagiaan Anda dengan pasangan.
Selamat mencoba!
Editor: Tuty Ocktaviany