Mitos Weton Tulang Wangi di Bulan Suro yang Dianggap Sakral oleh Masyarakat Jawa
JAKARTA, iNews.id - Mitos weton tulang wangi di Bulan Suro kerap dikaitkan dengan beberapa kepercayaan yang berkembang di masyarakat Jawa. Khususnya di malam 1 Suro.
Malam 1 Suro atau 1 Muharram dalam Kalender Hijriah merupakan malam tahun baru dalam Kalender Jawa. Masa tersebut dianggap penuh dengan mistis dan sakral.
Masyarakat Jawa memiliki makna yang mendalam kepada weton tulang wangi yang kerap dikaitkan dengan malam 1 Suro.
Mereka memercayai jika kesuksesan dan keberuntungan dapat diraih dengan melaksanakan beberapa ritual dan tradisi di malam sakral tersebut.
Fenomena Penyapu Koin di Jembatan Sewo Indramayu, Ada Mitos Arwah Kakak Adik Penari Ronggeng
Lantas, apa itu mitos weton tulang wangi di Bulan Suro? Berikut iNews.id akan berikan informasinya dilansir dari berbagai sumber, Jumat (5/7/2024).
Menurut Gunasasmita (2009), dalam bukunya yang berjudul Kitab Primbon Jawa Serbaguna, pemilik weton tulang wengi diyakini sebagai sosok yang memiliki badan harum dan disukai oleh makhluk gaib.
Mitos Gerhana Matahari Total dari Berbagai Negara: Rela Pukul Panci untuk Hindari Bintang Tata Surya Ditelan
Weton Tulang Wangi atau yang dikenal dengan sebutan balung kuning adalah bawaan lahir yang didapat dari warisan dari leluhur.
Adapun, menurut kepercayaan masyarakat Jawa orang yang memiliki weton tulang wengi adalah titisan dari keturunan orang-orang sakti yang memiliki keistimewaan khusus.
Film Pasar Setan Angkat Mitos Horor Gunung Salak, Tayang 29 Februari 2024
Terdapat 11 hari yang termasuk dalam golongan weton tulang wengi. Yakni sebagai berikut:
1. Weton Senin Kliwon
10 Mitos dalam Tahun Baru Imlek, Dilarang Makan Bubur dan Daging?
2. Weton Senin Wage
3. Weton Senin Pahing
4. Weton Selasa Legi
5. Weton Rabu Pahing
6. Weton Rabu Kliwon
7. Weton Kamis Wage
8. Weton Sabtu Wage
9. Weton Sabtu Legi
10. Weton Minggu Pon
11. Weton Minggu Kliwon
Demikian ulasan mengenai mitos weton tulang wangi di Bulan Suro. Semoga bermanfaat.
Editor: Komaruddin Bagja