Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Bukan Keringat! Ini Penyebab Selangkangan Gatal dan Bau yang Jarang Disadari
Advertisement . Scroll to see content

Membasuh Organ Intim setelah BAB Tak Boleh Sembarangan, Dokter Ingatkan Risiko Keputihan

Sabtu, 11 Juli 2026 - 06:28:00 WIB
Membasuh Organ Intim setelah BAB Tak Boleh Sembarangan, Dokter Ingatkan Risiko Keputihan
Cara membersihkan organ intim setelah buang air besar (BAB) ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Cara membersihkan organ intim setelah buang air besar (BAB) ternyata tidak boleh dilakukan sembarangan. Kesalahan sederhana seperti membasuh (cebok) dari arah belakang ke depan dapat meningkatkan risiko keputihan berulang hingga infeksi saluran kemih (ISK) pada wanita.

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi sekaligus edukator kesehatan, dr Fajar Alam, menjelaskan bahwa arah membasuh organ intim yang benar adalah dari depan ke belakang. Hal tersebut disampaikannya dalam unggahan video di akun Instagram pribadinya.

"Jadi kekeliruannya adalah sebetulnya mendasar, yaitu siram dari depan atau siram dari belakang. Yang betul adalah siram dari depan ke belakang. Jadi kotoran itu akan tersapu ke belakang," kata dr Fajar, dikutip Jumat (10/7/2026).

Menurutnya, masih banyak wanita yang tanpa sadar membasuh organ intim dari belakang ke depan. Kebiasaan tersebut berisiko membawa bakteri atau sisa kotoran dari area anus menuju vagina dan saluran kemih.

"Jika dari belakang ke depan, maka kotoran akan cenderung tersapu ke depan, ke area miss V, ke area saluran kemih," katanya.

Kontaminasi bakteri dari anus ke area kewanitaan dapat memicu berbagai gangguan kesehatan, terutama keputihan akibat infeksi dan infeksi saluran kemih yang terjadi berulang kali.

"Sehingga kejadian keputihan berulang, kejadian infeksi saluran pipis yang berulang itu banyak terjadi tanpa disadari, hanya karena masalah kecil ini," ujarnya.

Untuk mengurangi risiko tersebut, dr Fajar membagikan beberapa langkah sederhana dalam menjaga kebersihan organ intim setelah BAB, yaitu:

1. Basuh dari depan ke belakang

Selalu arahkan basuhan atau usapan dari vagina menuju anus agar bakteri dari area belakang tidak berpindah ke saluran kemih maupun vagina.

2. Gunakan air bersih yang mengalir

Pastikan organ intim dibersihkan menggunakan air bersih untuk membantu menghilangkan sisa kotoran dan bakteri.

3. Keringkan area kewanitaan dengan benar

Setelah dibasuh, tepuk perlahan menggunakan tisu bersih atau handuk lembut hingga kering. Hindari menggosok area intim agar tidak menimbulkan iritasi dan mencegah kelembapan berlebih yang dapat memicu pertumbuhan bakteri maupun jamur.

Menjaga kebersihan organ intim dengan cara yang benar merupakan langkah sederhana, namun penting untuk membantu mencegah keputihan abnormal, infeksi saluran kemih, dan berbagai gangguan kesehatan reproduksi lainnya.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut