Kasus Bunuh Diri Pria Lebih Banyak Dibandingkan Perempuan, Ini Penyebabnya
JAKARTA, iNews.id - Kasus bunuh diri di Indonesia cukup tinggi. Berdasarkan data Emotional Health for All (EHFA) terdapat 2,6 kasus bunuh diri per 100.000 orang di Indonesia pada 2019.
Dari data tersebut, diketahui pria tiga kali lebih banyak melakukan bunuh diri dibandingkan perempuan. Ini diungkapkan Ketua Umum Ikatan Psikolog Klinis Indonesia (IPK), dr Indria Laksmi Gamayanti, M.Si.
"Kasus bunuh diri di Indonesia memprihatinkan. Berdasarkan data, pria lebih banyak melakukan bunuh diri dibandingkan wanita," ujarnya dalam webinar, Sabtu (11/9/2021).
Dia mengatakan, individu yang mengalami masalah psikologis berat atau gangguan jiwa (depresi) berisiko melakukan bunuh diri. Ini disebabkan beberapa faktor, sebagai berikut:
Roekiah Bintang Film Besar Era 1940-an, Meninggal Dipaksa Menghibur Tentara Jepang
1. Ada predisposisi kerentanan
2. Ada masalah hubungan awal yang tidak harmonis atau deprivasi maternal
3. Mengalami kekerasan, bullying, trauma, atau diskriminasi
4. Mengalami tekanan hidup berat
5. Minim dukungan sosial
6. Adanya anggota keluarga yang bunuh diri
7. Mudah mendapatkan alat bunuh diri, misalnya pil, tali, dan sebagainya.
Roekiah Artis Cantik Era 1940-an Menikah dengan Musisi, Hidup Bahagia Dikaruniai 5 Anak
Indria juga mengungkapkan beberapa hal yang mendorong seseorang bunuh diri.
1. Kesepian
2. Merasa tidak dibutuhkan atau tidak berguna
3. Lelah dengan kehidupan
4. Putus asa
5. Tidak ada yang mendukung atau merasa tidak ada yang peduli
6. Merasa dijauhi teman atau kerabat
7. Perasaan tertekan
Mengenang Roekiah Artis Tercantik Era 1940-an, Perintis Bintang Film Indonesia
Editor: Dani M Dahwilani