Kabar Terbaru Kasus Kematian Dokter Aulia Risma, Wamenkes Bocorkan Hal Ini
JAKARTA, iNews.id - Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono menegaskan bahwa hingga sekarang PPDS Anestesi Universitas Diponegoro masih ditutup sementara atau dibekukan. Sebab, kasus kematian Dokter Aulia Risma belum tuntas.
Wamenkes Dante menerangkan, pembekuan PPDS Anestesi ini diperlukan guna melancarkan investigasi terkait kematian Dokter Aulia Risma. Dengan ditutup sementara, diharapkan tidak ada intervensi antara senior dan junior.
"Jadi, ini (penutupan sementara PPDS Anestesi Undip) diberlakukan agar investigasinya bisa mulus, sehingga tidak ada intervensi antara junior dan senior saat investigasi oleh polisi," kata Wamenkes saat ditemui di Kantor Kementerian Kesehatan, Jakarta Selatan, belum lama ini.
Kemenkes berkomitmen untuk mengawal hingga tuntas kasus kematian Dokter Aulia Risma ini. Karenanya, Kemenkes menggandeng Kementerian Pendidikan dan Budaya (Kemendikbud) untuk mengawal penyelidikan dan investigasi kematian dokter Aulia Risma. Dengan kolaborasi itu, diharapkan hasil investigasi nantinya komprehensif.
Polda Jateng Masih Selidiki Fakta Baru Dugaan Pemerasan terhadap Dokter Aulia
Kemudian, dari kolaborasi Kemenkes dan Kemendikbud ini diharapkan dapat mengatasi bullying di dunia pendidikan lebih komprehensif.
"Kami selalu melakukan koordinasi dengan Kemendikbud dan ini sudah berjalan. Ternyata stimulasi melakukan pembekuan pada dekan dan PPDS itu membuat mereka melakukan assesment sendiri," jelasnya.
"Jadi ternyata ini juga menjadi simulasi untuk mereka (Kemendikbud) dan akan membuat rampung proses penyelidikan," tambahnya.
Terkait dengan kemungkinan buka kembalinya PPDS Anestesi Undip, Wamenkes mengatakan, tak menutup kemungkinan PPDS Anestesi Undip kembali dibuka setelah penyelidikan dan investigasi rampung.
"Nanti kalau investigasi selesai, ya, mudah-mudahan prodinya kembali dibuka, sembari mereka melakukan pembenahan," kata Wamenkes Dante.
Editor: Muhammad Sukardi