Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jerawat Tak Kunjung Hilang? Dokter Ungkap Masalahnya Bisa dari Usus!
Advertisement . Scroll to see content

Jerawat Bisa Dipicu Gangguan Usus, Dokter Ungkap Faktanya!

Senin, 15 Juni 2026 - 18:37:00 WIB
Jerawat Bisa Dipicu Gangguan Usus, Dokter Ungkap Faktanya!
Ilustrasi wajah jerawatan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Selama ini jerawat sering dianggap muncul akibat kulit wajah yang kotor atau perubahan hormon semata. Padahal, jerawat bisa muncul juga akibat usus yang tidak sehat.

Menurut Dokter Estetika dan Antiaging BeautyXpert Clinic dr Cynthia Jayanto, M.Biomed (AAM), AIFO-K, penyebab jerawat jauh lebih kompleks dan bahkan bisa berkaitan dengan kondisi kesehatan usus.

Dalam podcast Hola Dok, dr Cynthia menjelaskan bahwa jerawat merupakan kondisi yang bersifat multifaktorial. Artinya, ada banyak faktor yang dapat memicu munculnya jerawat, mulai dari hormon, gaya hidup, kebersihan kulit, stres, hingga pola makan.

"Seseorang bisa jerawatan itu (karena) multifaktorial. Faktornya banyak, bisa karena faktor hormonal, gaya hidup, kebersihan, infeksi bakteri, makanan, sampai stres," ujar dr Cynthia, belum lama ini.

Menariknya, menurut dia, penelitian terbaru menunjukkan adanya hubungan antara kesehatan usus dengan kondisi kulit, termasuk jerawat hormonal yang sering dialami remaja.

Ya, kesehatan saluran pencernaan berperan penting terhadap kondisi kulit.

"Studi klinis terbaru menjelaskan, jerawat dipengaruhi dari usus atau pencernaan. Salah satunya karena gut dysbiosis atau ketidakseimbangan bakteri baik dan bakteri jahat di usus," jelasnya.

Menurut dia, pola makan anak-anak dan remaja saat ini banyak didominasi makanan tinggi gula serta makanan olahan yang dapat memengaruhi kesehatan pencernaan.
Akibatnya, peradangan dalam tubuh meningkat dan dapat memicu timbulnya jerawat.

"Anak-anak biasanya suka makanan yang indeks glikemiknya tinggi, yang manis-manis. Paparan seperti itu bisa memengaruhi kondisi usus dan akhirnya memicu jerawat," katanya.

Karena itu, dr Cynthia menyarankan untuk menjaga pola makan seimbang dan memperbanyak konsumsi serat, buah, serta sayuran. 

"Pada beberapa kasus, tambahan probiotik juga dapat membantu menjaga keseimbangan mikrobiota usus," tambah dr Cynthia. 

Di kesempatan yang sama, dr Cynthia menegaskan bahwa jerawat bukan sekadar masalah penampilan. Jerawat merupakan tanda adanya proses peradangan yang terjadi di dalam tubuh.

Karena itu, penanganannya tidak cukup hanya mengandalkan skincare atau perawatan wajah, tetapi juga perlu memperhatikan kesehatan tubuh secara keseluruhan.

"Kalau ada jerawat berarti ada peradangan. Kita harus cari tahu faktor penyebabnya, bukan hanya fokus pada kulitnya saja," ujarnya.

Menurut dia, menjaga pola makan, mengelola stres, tidur yang cukup, serta merawat kesehatan usus merupakan langkah penting untuk membantu mengontrol jerawat dari dalam tubuh.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut