Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sering Duduk dan Jarang Bergerak? Kenali Risiko Gumpalan Darah Mengintai
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Anggap Sepele! Gumpalan Darah Bisa Picu Stroke hingga Serangan Jantung Mendadak

Rabu, 01 Juli 2026 - 19:04:00 WIB
Jangan Anggap Sepele! Gumpalan Darah Bisa Picu Stroke hingga Serangan Jantung Mendadak
Ilustrasi gumpalan darah yang dapat memicu stroke dan serangan jantung jika menyumbat pembuluh darah. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Gumpalan darah di dalam tubuh sering kali tidak disadari keberadaannya. Padahal, kondisi ini dapat memicu berbagai penyakit berbahaya, mulai dari stroke hingga serangan jantung yang mengancam nyawa jika tidak ditangani.

Perawat yang aktif membagikan edukasi kesehatan melalui akun X @afrkml, Rizal, mengingatkan gumpalan darah dapat menyumbat pembuluh darah yang berfungsi mengalirkan oksigen dan nutrisi ke organ-organ vital.

Menurutnya, lokasi penyumbatan akan menentukan dampak yang ditimbulkan. Jika terjadi pada pembuluh darah otak, risikonya adalah stroke. Sebaliknya, bila menyumbat pembuluh darah jantung, kondisi tersebut dapat memicu serangan jantung.

“Tau gak? Gumpalan darah bisa kebentuk di dalam tubuh dan nyumbat pembuluh darah kita. Kalau nyumbatnya di otak, bisa kena stroke. Kalau di jantung? Ya, serangan jantung,” kata Rizal.

Dia menjelaskan, bahaya tidak berhenti sampai di situ. Gumpalan darah yang terlepas dari lokasi awal dapat berubah menjadi embolus dan terbawa aliran darah menuju pembuluh darah lain yang berukuran lebih kecil.

Akibatnya, embolus berpotensi menimbulkan penyumbatan di berbagai bagian tubuh sehingga meningkatkan risiko kerusakan organ yang lebih luas.

“Kalau sumbatan ini lepas dan keluyuran ke mana-mana, disebut embolus yang berisiko nyumbat pembuluh-pembuluh lain yang lebih kecil,” ujar Rizal.

Yang membuat kondisi ini semakin berbahaya, gumpalan darah pada tahap awal kerap tidak menimbulkan tanda atau gejala yang jelas. Banyak orang baru menyadari adanya masalah ketika aliran darah sudah terganggu dan jaringan tubuh mulai mengalami kerusakan.

Dalam beberapa kasus, embolus bahkan dapat menyebabkan kematian mendadak apabila menyumbat pembuluh darah utama atau pembuluh darah yang memasok organ-organ vital.

“Bahkan beberapa kasus kematian mendadak bisa saja terjadi kalau embolus sudah nyumbat pembuluh darah utama atau pembuluh darah yang menyuplai organ vital,” kata Rizal.

Karena itu, dia mengimbau masyarakat untuk mulai menerapkan pola hidup sehat guna menekan risiko terbentuknya gumpalan darah.

Beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan antara lain berhenti merokok, rutin berolahraga, menjaga berat badan tetap ideal, serta mengontrol tekanan darah, kadar gula darah, dan kolesterol.

Selain itu, memenuhi kebutuhan tidur yang cukup setiap hari juga menjadi bagian penting dalam menjaga kesehatan pembuluh darah dan mengurangi risiko terbentuknya gumpalan darah.

Dengan menerapkan kebiasaan hidup sehat secara konsisten, risiko stroke, serangan jantung, maupun komplikasi akibat penyumbatan pembuluh darah dapat diminimalkan sejak dini.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut