Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Mengapa Logam Cepat Korosi di Udara Lembap? Cek Penyebabnya
Advertisement . Scroll to see content

Jangan Anggap Sepele Bercak Hitam di Sudut Rumah, Dokter Ungkap Bahaya Black Mold

Rabu, 13 Mei 2026 - 02:30:00 WIB
Jangan Anggap Sepele Bercak Hitam di Sudut Rumah, Dokter Ungkap Bahaya Black Mold
Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, Gia Pratama menjelaskan, black mold sering terlihat seperti bercak noda gelap di sudut dinding. (Foto: Instagram)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Menjaga kebersihan rumah menjadi salah satu langkah hidup sehat bagi keluarga. Salah satunya dengan memastikan dinding rumah bebas dari black mold atau jamur yang sering bersarang di sudut ruangan.

Influencer kesehatan sekaligus dokter umum, Gia Pratama menjelaskan, black mold sering terlihat seperti bercak noda gelap di sudut dinding. Jamur tersebut tumbuh akibat udara atau suhu ruangan yang terlalu lembab.

“Teman-teman, pernah melihat noda hitam di sudut dinding atau kamar mandi? Jangan dianggap cuma kotoran biasa, bisa jadi itu black mold. Itu jamur yang tumbuh karena udaranya terlalu lembab,” kata dr Gia dalam video di akun Instagramnya dikutip Selasa (12/5/2026).

Dia menjelaskan, black mold dapat membahayakan kesehatan tubuh seseorang. Jamur tersebut bisa mengeluarkan serbuk halus ke udara dan terhirup tanpa disadari  penghuni rumah.

“Nah, black mold ini mengeluarkan serbuk yang sangat halus dan itu terus dilepaskan ke udara. Serbuk ini kita sebut dengan spora. Ukurannya sangat kecil dan bisa kita hirup tanpa kita sadar,” ujarnya.

Menurut dr Gia, serbuk tersebut dapat memicu alergi, batuk, hidung tersumbat hingga memperburuk kondisi seseorang yang memiliki penyakit asma maupun gangguan paru-paru.

“Jamur ini biasanya tumbuh di tempat yang lembab seperti kamar mandi, dapur, sudut rumah yang ventilasinya kurang atau ruangan yang memang kelembabannya sangat tinggi,” kata dia.

Sebab itu, dr Gia menyarankan masyarakat menjaga kelembaban ruangan dalam taraf ideal, yakni sekitar 40 hingga 60 persen agar jamur seperti black mold tidak mudah tumbuh di rumah.

Selain itu, kondisi tersebut juga dapat didukung dengan ventilasi ruangan yang memadai agar sirkulasi udara tetap lancar dan ruangan tidak terasa lembab.

Sebab itu, dr Gia mengajak masyarakat menjaga kebersihan rumah sekaligus kualitas udara agar hunian menjadi lebih nyaman dan sehat bagi seluruh anggota keluarga.

“Kadang yang mengganggu kesehatan di rumah bukan yang terlihat tapi yang kasat mata. Jadi pastikan rumah bukan cuma bersih tapi juga sehat udaranya. Karena udara rumah sehat, nafas keluarga jauh lebih nyaman,” kata dr Gia.

Editor: Dani M Dahwilani

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut