Intip Yuk, Deretan Makanan Ini Ampuh Atasi Diare
JAKARTA, iNews.id - Musim hujan mulai bertandang ke Indonesia di awal tahun ini. Perubahan suhu dan cuaca tak jarang menyebabkan tubuh rentan terserang penyakit. Salah satunya saja penyakit pencernaan semacam diare.
Gangguan pencernaan seperti diare ini memang dapat mengganggu aktivitas kerja dan harian Anda. Sebab, Anda mesti menghindari berbagai makanan tertentu seperti susu atau kopi yang justru membuat perut Anda merajuk lagi.
Belum lagi Anda harus minum obat dan merasa dehidrasi karena buang air terus menerus.
"Secara umum, Anda ingin menghindari produk susu, makanan berlemak tinggi, dan makanan bebas gula, yang dapat menyebabkan kejang pada usus Anda dan membuat Anda lebih sering bab," kata Beth Warren, RDN, pendiri Beth Warren Nutrition dan penulis Living A Real Life With Real Food seperti dikutip dari Women's Health, Jumat (26/1/2018).
Tapi ternyata ada lho makanan-makanan yang mampu mengatasi diare tanpa membuat Anda mulas dan buang air besar kemudian. Yuk intip daftar makanan yang dirangkum iNews.id dari berbagai sumber.
Pisang
Pisang mengandung karbohidrat mudah dicerna, yang lembut di perut Anda. Mereka juga sarat dengan potasium, elektrolit yang sering hilang saat Anda diare. Tidak hanya itu, pisang memiliki pektin, yang membantu menyerap cairan di usus Anda dan membiarkan kotoran bergerak lebih lancar.
Nasi Putih
Beras atau nasi putih mampu membuat kotoran Anda menjadi lebih padat sebelum keluar dari saluran pembuangan pada tubuh.
Kaldu
Diare dapat menyebabkan Anda dehidrasi dalam waktu singkat, demikian menurut Mayo Clinic. Sebab itulah sangat penting untuk mengganti kehilangan cairan dengan menyesap kaldu. Di dalam kaldu tersebut juga terdapat beberapa nutrisi ekstra yang tidak dapat dilakukan oleh air.
Kentang Tumbuk
Mentega dan susu tidak enak dikonsumsi jika Anda sedang berjuang mengatasi diare. Namun Anda bisa mencoba kentang tumbuk yang dikukus dan dihancurkan untuk kembali mengenyangkan perut Anda. Sebab, kentang mengandung potasium elektrolit tinggi dan mudah dicerna.
Editor: Nanang Wijayanto