Gejala Covid-19 Cicada yang Harus Diwaspadai, Demam hingga Sakit Tenggorokan
JAKARTA, iNews.id - Varian baru Covid-19 bernama Cicada atau BA.3.2 mulai menyebar di berbagai negara dan menjadi perhatian para ahli kesehatan global. Meski disebut tidak lebih mematikan, varian ini tetap perlu diwaspadai karena tingkat penularannya yang tinggi.
Salah satu hal penting yang perlu diketahui masyarakat adalah gejala yang ditimbulkan. Para ahli menyebut, gejala varian Cicada umumnya mirip dengan varian Covid-19 lain yang saat ini beredar.
Berdasarkan data dari Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC), ada beberapa gejala yang khas dari Covid-19 varian Cicada. Apa saja? Simak informasinya hanya di berita ini.
Gejala tersebut bisa berbeda pada setiap orang. Namun, dalam banyak kasus, keluhan dapat mereda dengan sendirinya melalui perawatan suportif, seperti istirahat cukup dan hidrasi.
Asal Usul Nama Cicada, Julukan Covid-19 Varian Baru yang Mulai Menggila
Meski gejalanya tergolong ringan hingga sedang, varian Cicada tetap berpotensi menimbulkan risiko, terutama bagi kelompok rentan. Oleh karena itu, deteksi dini menjadi kunci untuk mencegah penularan lebih luas.
Selain itu, para ahli memastikan bahwa varian ini masih merespons pengobatan yang sudah tersedia. Dokter Adolfo García-Sastre, direktur institut kesehatan global dan patogen baru di Mt. Sinai, menyebut obat antivirus Covid-19 yang telah dikembangkan sejauh ini masih efektif melawan BA.3.2.
Apakah Covid-19 Varian Cicada Mematikan? Cek Faktanya di Sini!
Di sisi lain, efektivitas vaksin terhadap varian ini masih terus diteliti. Beberapa studi awal menunjukkan adanya penurunan kemampuan vaksin dalam mencegah infeksi. Meski begitu, vaksin tetap diyakini mampu melindungi dari gejala berat.
Covid-19 Varian Baru Terdeteksi, Namanya Cicada!
Badan Kesehatan Dunia (WHO) juga menegaskan bahwa vaksin Covid-19 saat ini diperkirakan masih memberikan perlindungan terhadap penyakit parah, meskipun varian baru terus bermunculan.
Karena itu, masyarakat tetap diimbau untuk menjalankan langkah pencegahan dasar, seperti melakukan tes saat mengalami gejala, memakai masker di tempat ramai, serta melengkapi vaksinasi termasuk booster jika diperlukan.
Editor: Muhammad Sukardi