Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Cegah Obesitas, Dokter Ungkap 4 Pilar Penting Harus Diperhatikan
Advertisement . Scroll to see content

Dokter Peringatkan Anak Ngorok saat Tidur, Tanda Gangguan Pernapasan Berbahaya

Senin, 08 Juni 2026 - 22:27:00 WIB
Dokter Peringatkan Anak Ngorok saat Tidur, Tanda Gangguan Pernapasan Berbahaya
Dokter mengingatkan orang tua agar tidak menganggap sepele kebiasaan anak mengorok saat tidur, terutama jika anak mengalami obesitas. (Foto: Ilustrasi/AI)
Advertisement . Scroll to see content

“Kalau anak gemuk kemudian dia mengorok, bisa terjadi OSAS atau Obstructive Sleep Apnea,” katanya.

OSAS atau Obstructive Sleep Apnea merupakan gangguan yang terjadi ketika saluran napas mengalami hambatan saat tidur. Akibatnya, pasokan oksigen ke berbagai organ tubuh, termasuk otak, menjadi berkurang.

Kondisi tersebut membuat kualitas tidur anak menurun. Dalam jangka panjang, gangguan tidur yang tidak ditangani dapat memengaruhi konsentrasi, kemampuan berpikir, hingga prestasi akademik anak di sekolah.

“Kalau tidak ditangani bisa menyebabkan gangguan belajar di kemudian hari,” ujar Prof Rini.

Selain berdampak pada kualitas tidur, obesitas juga berpengaruh terhadap sistem kekebalan tubuh. Menurut Prof. Rini, masih ada anggapan keliru bahwa anak dengan tubuh gemuk memiliki daya tahan tubuh yang lebih kuat dibandingkan anak dengan berat badan normal.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut