Cegah Risiko Diabetes, Terapkan Pola Hidup Sehat hingga Intervensi Farmakoterapi
JAKARTA, iNews.id - Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang ditandai dengan kadar gula tinggi. Kondisi ini memang harus diwaspadai.
Begitu pula bagi penderita prediabetes yang harus lebih waspada. Sebab, pradiabetes memiliki risiko lebih besar menjadi diabetes dibandingkan dengan orang tanpa prediabetes. Bahkan, kondisi prediabetes berisiko menimbulkan komplikasi kardiovaskular bila tidak ditangani dengan baik.
Dalam upaya pencegahan diabetes dan pradiabetes, dibutuhkan perubahan gaya hidup dan intervensi farmakoterapi. Dua cara ini dapat mengurangi risiko komplikasi kardiovaskular dan kejadian diabetes pada orang yang berisiko tinggi penyakit ini.
Perlu diketahui , diabetes menjadi salah satu penyakit yang paling banyak diderita oleh penduduk dunia. Pada tahun 2021, International Diabetes Federation (IDF) mencatat lebih dari setengah miliar manusia dari seluruh dunia hidup dengan diabetes atau tepatnya 537 juta orang dengan rentang usia 20-79 tahun.
Di Indonesia, penderita diabetes mencapai 19,47 juta orang pada 2021, di mana sebanyak lebih dari 236 ribu di antaranya meninggal dunia karena penyakit tersebut.