Cegah Kolesterol Tinggi di Masa Pandemi Covid-19, Kontrol Makan hingga Rajin Gerak
JAKARTA, iNews.id - Pandemi Covid-19 membuat sejumlah kebiasaan masyarakat cenderung berubah karena aktivitas di luar rumah terbatas. Walaupun pandemi ini bisa membuat sebagian orang beralih ke gaya hidup sehat, tetapi tak jarang hal ini justru menyebabkan sebaliknya.
Memang, sudah jadi rahasia umum bahwa risiko kesehatan saat isolasi diri di rumah meliputi pola makan melebihi batas kalori dan cenderung kurang bergerak. Padahal, pola makan harusnya menjadi bagian gaya hidup yang penting diperhatikan untuk mempertahan kesehatan tubuh tetap optimal.
Selain itu, efek jangka panjang dari pola makan asal-asalan adalah meningkatnya risiko terpapar masalah kesehatan seperti kolestrol tinggi, terutama bagi mereka yang mempunyai potensi kolesterol tinggi seperti pada kelompok usia 40 tahun ke atas.
Lalu, bagaimana menjaga kolesterol tetap dalam kondisi stabil di tengah pandemi? Ahli gizi dan nutrisi Seala Septiani, SGz, MGizi, menerangkan, hal tersebut tak lepas dari pola makan sehari-hari.
“Kunci pola makan baik adalah makan seimbang, jenis makanan variatif, porsinya tepat tidak berlebihan,” kata Seala dalam webinar Sania Royale Soya Oil, Selasa (6/10/2020).
Menurut Seala, penting untuk memilih bahan-bahan makanan yang tidak memancing kolesterol naik. Misalnya, memilih bahan makanan yang kandungan lemak jenuhnya rendah.
“Pemilihan bahan makanan juga perlu diperhatikan. Jangan terlalu sering masak otak sapi, jeroan dan sebagainya. Kemudian perhatikan juga, seberapa banyak porsinya, nasinya seberapa banyak? Kalau berlebihan itu pasti tidak baik,” katanya.
Selain pola makan, dia juga mengingatkan untuk tetap bergerak meski sedang di rumah saja. “Untuk menjaga kolestrol tubuh, aktivitas fisik juga penting diperhatikan,” katanya.
“Walau di rumah saja, kita harus tetap bisa bergerak. Kalau semua sudah dilakukan, Insyaallah aman, sehat selama pandemi, terhindar Covid-19 dan kolesterol tinggi,” kata dia.
Editor: Tuty Ocktaviany