Catat! Ini Arti Red Flag dan Tanda-tandanya
JAKARTA, iNews.id - Belakangan seringkali kita melihat atau membaca istilah red flag di media sosial. Pengguna biasa mencantumkan kata itu dalam bentuk tertulis maupun memakai simbol atau emoji bendera merah, tapi tahukah Anda apa itu arti red flag?
Ya, sering digunakan di media sosial, membuat banyak orang penasaran dengan arti red flag. Biasanya, istilah ini muncul dalam sebuah hubungan, dan umumnya adalah urusan asmara atau percintaan.
Dalam bahasa Inggris, arti red flag sendiri yakni bendera merah. Ini untuk menunjukkan tanda bahaya atau tanda untuk berhenti berhubungan dengan seseorang yang menunjukkan gejala red flag.
Jadi, arti red flag biasa digunakan untuk menggambarkan adanya masalah atau bahaya dalam hubungan percintaan maupun pertemanan. Red flag biasanya berisi beberapa sikap, perlakuan dan aktivitas yang tidak sehat dalam sebuah hubungan.
5 Artis Tampan Keturunan Tionghoa Beragama Islam, Ada yang Mualaf
Hubungan dengan seseorang yang red flag diidentifikasi tidak sehat untuk kedua belah pihak dan berpotensi membahayakan mereka yang menjalaninya. Keduanya disarankan untuk meninggalkan hubungan yang demikian.
Nah, selain arti red flag, iNews.id juga membahas sejumlah tanda-tandanya. Lantas, apa saja sih tanda-tanda red flag?
5 Artis Balikan dengan Mantan, Nomor 3 Putus Nyambung hingga 10 Tahun
Tanda-tanda red flag:
1. Melakukan kekerasan
Tak Cuma Artis, Ini 5 Pejabat yang Hadir di Konser Dewa 19 di JIS
2. Sering cemburu dan tidak percaya
3. Punya riwayat berselingkuh
5 Anak Artis Sudah Terkenal Sejak Bayi, Ada yang Kaya Raya dari Lahir
4. Suka mengontrol
5. Selalu membicarakan mantan
6. Tidak ada keintiman emosional
7. Gaslighting, pelecehan emosional terselubung
8. Breadcrumbing, “gombalin” secara online tanpa tujuan untuk menjalin hubungan serius.
Itulah arti red flag dan tanda-tandanya. Bila Anda menemukannya di pasangan, orang yang baru saja dekat, atau teman, berarti itu tanda peringatan agar Anda sebaiknya mengakhiri hubungan. Hal ini untuk mencegah salah satu atau keduanya terluka dan terpuruk lebih dalam lagi.
Editor: Siska Permata Sari