Bukan Sekadar Diet, Tren Longevity Ajak Anak Muda Investasi Kesehatan Sejak Dini
JAKARTA, iNews.id - Tren gaya hidup sehat semakin populer di kalangan generasi muda. Namun, kini muncul pendekatan baru yang tidak hanya berfokus pada penurunan berat badan atau pola makan tertentu, melainkan pada upaya menjaga kualitas hidup hingga usia lanjut melalui konsep longevity.
Pendiri Borderless Healthcare Group, Wei Siang Yu, mengatakan konsep longevity mengajak masyarakat untuk mulai memikirkan kesehatan jangka panjang sebelum penyakit muncul. Menurutnya, pola pikir tersebut penting diterapkan sejak usia muda agar seseorang dapat menikmati hidup yang lebih sehat dan produktif di masa depan.
"Bukan apa yang mereka lakukan sekarang ketika sakit, tapi sebelum sakit, mereka memikirkan umur panjang secara keseluruhan. Menua, tumbuh sehat, dan hidup lebih lama. Jadi, ini sebenarnya waktu yang sangat tepat untuk memperkenalkan Longevity 5.0 di Indonesia," kata Wei saat diwawancarai di Jakarta Selatan, belum lama ini.
Ia menilai konsep longevity berbeda dengan tren diet yang umumnya berorientasi pada perubahan fisik dalam waktu singkat. Longevity lebih menitikberatkan pada kebiasaan hidup yang mampu menjaga kesehatan tubuh dalam jangka panjang.
Menurut Wei, penerapan pola pikir tersebut masih tergolong baru di Indonesia. Meski demikian, langkah awal untuk menjalankannya sebenarnya cukup sederhana dan bisa dimulai dari makanan yang dikonsumsi sehari-hari.