Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : 3 Kebiasaan Ini Terbukti Merusak Ginjal, Stop Sebelum Terlambat!
Advertisement . Scroll to see content

Awas, Kurang Tidur Bikin Wanita Cepat Keriput

Jumat, 19 Januari 2018 - 10:00:00 WIB
Awas, Kurang Tidur Bikin Wanita Cepat Keriput
Insomnia biki wanita lebih cepat tua dan keriput dibandingkan usianya. (Foto: Istimewa)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id- Penderita sulit tidur atau insomnia ternyata tidak hanya berdampak buruk pada kesehatan. Efek samping insomnia dalam jangka panjang ternyata juga akan mempengaruhi wajah wanita akan cepat tua dari usianya.

Sayangnya, wanita yang terbiasa dengan insomnia mengabaikan hal ini. Berdasarkan laporan sepanjang 2017, ada sekira 47% wanita kurang tidur.

Banyak dari mereka yang kurang tidur karena menyelesaikan pekerjaan dan masalah lain. Para peneliti pun penasaran dengan efek samping yang dihadapi wanita saat kurang tidur. Rupanya temuan menunjukkan jika mereka lebih cepat tua dari usianya.

Karena kurang tidur, wanita bisa sering mengeluh lelah. Apalagi bagi mereka yang sudah menopause dan hamil. Pasti masalah kurang tidur selalu dialami tanpa disadarinya.

Namun, para ahli telah memperingatkan bahwa dampak kurang tidur bisa membuat kondisi seorang wanita cepat lelah. Masalah ini tidak boleh diabaikan terus-menerus.

Studi tersebut menemukan bahwa sebagian besar wanita yang kurang tidur, satu dari empat mengalami gejala yang memperburuk kondisi kesehatannya.

Profesor John Stradling, seorang ahli tidur di Universitas Oxford mengatakan, seringkali wanita berpikir bahwa perasaan lelah hanyalah bagian dari kehidupan di zaman modern. Padahal sebenarnya bisa menjadi sesuatu yang lebih serius.

"Hidup seorang wanita sering mengeluh lelah karena bebannya tidak bisa diobati, sehingga berisiko mengalami penurunan kualitas hidup dan kondisi kesehatan yang serius," kata Profesor Stardling, dilansir Telegraph, baru-baru ini.

Survei yang dilakukan oleh YouGov, menyurvei 4.100 orang dewasa Inggris. Ada temuan 46% wanita yang meninggal dunia merasa sulit untuk tidur, bila dibandingkan dengan 36% pria.

Tidak hanya itu, namun wanita lebih cenderung terbangun pada malam hari. 6 di antaranya mengaku mudah tersinggung di siang hari karena kelelahan.

Selain mudah tersinggung, kurang tidur bisa menyebabkan masalah kesehatan yang serius. Biasanya kondisi tersebut menyebabkan mendengkur dan lambat bernapas.

Pada kasus yang lebih serius, bila tidak diobati, kondisinya bisa menyebabkan serangan jantung dan stroke. Gejala gangguan selain insomnia meliputi mendengkur, kaki gelisah, kelelahan, sakit kepala, depresi dan nyeri otot.

Bill Johnston Ketua Sleep Trust Apnea mengatakan, gejala sleep apnea pengaruhnya terhadap kesehatan mungkin dialami seorang wanita karir. Mereka meminimalkan pekerjaaannya meski tengah malam.

"Wanita seperti ini perlu konsultasi dengan dokter untuk memahami bagaimana mereka tidur agar bisa tidur nyenyak. Kalau berlanjut, dampaknya bisa mengakibatkan gangguan kesehatan dan kematian dini," tuturnya.

Editor: Nanang Wijayanto

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut