Apa Itu Flu Perut, Wabah Baru di Kapal Pesiar Ambition yang Gegerkan Dunia?
JAKARTA, iNews.id - Wabah flu perut yang terjadi di kapal pesiar Ambition mendadak menjadi perhatian dunia. Hal ini terjadi setelah lebih dari 1.700 penumpang dan awak kapal sempat dilarang turun saat kapal bersandar di Bordeaux, Prancis.
Puluhan orang dilaporkan mengalami muntah dan diare dalam outbreak yang diduga disebabkan oleh gastroenteritis virus, terutama norovirus, salah satu virus paling menular di dunia. Lalu, sebenarnya apa itu flu perut?
Meski sering disebut 'stomach flu' atau flu perut, penyakit ini berbeda dengan influenza biasa.

Menurut lembaga kesehatan Amerika Serikat, National Institute of Diabetes and Digestive and Kidney Diseases (NIDDK), flu perut merupakan infeksi pada usus yang dikenal sebagai viral gastroenteritis. Penyakit ini menyebabkan diare cair, mual, muntah, sakit perut, hingga demam ringan.
Sementara itu, Mayo Clinic menjelaskan bahwa influenza menyerang sistem pernapasan seperti hidung, tenggorokan, dan paru-paru, sedangkan gastroenteritis menyerang saluran pencernaan.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) menyebut norovirus sebagai penyebab utama muntah dan diare akut di banyak negara.
Virus ini sangat mudah menular, terutama di tempat tertutup dan padat seperti kapal pesiar, hotel, asrama, rumah sakit, hingga kapal laut.
Norovirus dapat menyebar melalui:
- Makanan atau minuman yang terkontaminasi
- Permukaan benda yang terpapar virus
- Kontak langsung dengan orang yang terinfeksi
- Partikel muntahan atau feses penderita
CDC menegaskan seseorang dapat terinfeksi norovirus berkali-kali karena virus ini memiliki banyak varian berbeda.
Gejala flu perut biasanya muncul dalam 1 hingga 3 hari setelah terpapar virus.
Beberapa gejala yang paling umum antara lain:
- Diare cair
- Mual
- Muntah
- Kram atau nyeri perut
- Demam ringan
- Nyeri otot
- Tubuh lemas
Pada sebagian besar orang sehat, penyakit ini dapat sembuh dalam 1 sampai 3 hari. Namun pada lansia, anak-anak, atau orang dengan daya tahan tubuh lemah, dehidrasi bisa menjadi komplikasi serius.
Kapal pesiar dikenal sebagai salah satu lingkungan paling rentan terhadap penyebaran norovirus.
Sebuah kajian epidemiologi menyebut penularan virus di kapal pesiar dapat berlangsung sangat cepat karena ribuan orang hidup dalam ruang tertutup dengan interaksi intensif setiap hari.
Penelitian tersebut juga menemukan penularan antarmanusia menjadi faktor dominan dalam outbreak di kapal pesiar, meski kontaminasi lingkungan tetap berperan.
Karena itulah, otoritas kesehatan biasanya langsung menerapkan isolasi, sanitasi ketat, serta pembatasan aktivitas ketika outbreak mulai terdeteksi.
Editor: Muhammad Sukardi