Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Thailand hingga Singapura Perketat Pintu Masuk, Waspada Virus Nipah Jelang Imlek
Advertisement . Scroll to see content

Alami Demam Tinggi Mendadak Disertai Gangguan Pernapasan? Waspada Infeksi Virus Nipah

Minggu, 22 Februari 2026 - 10:18:00 WIB
Alami Demam Tinggi Mendadak Disertai Gangguan Pernapasan? Waspada Infeksi Virus Nipah
Gejala infeksi virus Nipah, mulai dari demam tinggi hingga gangguan pernapasan. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Apakah Anda saat ini sedang mengalami demam tinggi mendadak disertai gangguan pernapasan? Waspada infeksi virus Nipah

Virus Nipah merupakan penyakit zoonosis dengan tingkat kematian tinggi dan hingga kini belum ada vaksinnya. Deteksi dini dan kewaspadaan menjadi kunci utama mencegah dampak yang lebih luas. 

Infeksi virus Nipah disebabkan oleh virus RNA dari kelompok Paramyxovirus. Virus ini pertama kali diidentifikasi pada 1999 di Malaysia dan Singapura, terutama pada peternakan babi. 

Dikatakan sebelumnya kalau virus Nipah ini zoonosis, artinya dapat menular dari hewan ke manusia. Reservoir alami virus ini adalah kelelawar pemakan buah, sementara hewan perantara seperti babi dapat mempercepat penyebaran ke manusia. 

Menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam Bethsaida Hospital Gading Serpong dr Timoteus Richard, Sp.PD, infeksi Virus Nipah menutut kewaspadaan sejak gejala awal. Semakin cepat dikenali, maka semakin besar peluang pasien mendapatkan penanganan yang optimal. 

"Infeksi virus Nipah dapat menyerang berbagai organ penting, terutama saluran pernapasan dan sistem saraf, sehingga berisiko menyebabkan gangguan berat hingga kematian," ujar dr Timoteus pada iNews.id, Minggu (22/2/2026). 

Menjadi pertanyaan sekarang, apa gejala khas dari infeksi Virus Nipah? Simak pembahasan selengkapnya hanya di artikel ini. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut