Ade Rai Ungkap Rahasia Pria Tetap Perkasa: Latihan Kaki Bisa Dongkrak Testosteron
JAKARTA, iNews.id - Dalam dunia kebugaran, latihan kaki atau leg day sering menjadi sesi yang paling dihindari karena dianggap paling melelahkan. Namun, binaragawan legendaris Indonesia, Ade Rai justru mengungkap alasan penting mengapa pria tidak boleh melewatkan latihan otot kaki.
Hal itu diungkapkan Ade Rai saat berbincang dalam podcast Poscode di kanal YouTube @debimarcofficial. Dia menjelaskan, latihan kaki bukan hanya untuk membentuk tubuh lebih proporsional, tetapi juga berkaitan erat dengan produksi hormon testosteron pada pria.
Menurut Ade Rai, otot kaki memiliki hubungan penting dengan organ reproduksi pria yang memproduksi hormon testosteron. Sebab itu, latihan pada area kaki dinilai mampu memberikan stimulus lebih besar terhadap produksi hormon alami tubuh.
“Kalau pria itu kan ada namanya pabrik testosteron kita. Nah, itu rajin latihan kaki adalah otot yang paling dekat dengan pabrik kita. Jadi testosteron, testis kita itu kan dekatnya sama kaki kita," kata Ade, dikutip Kamis (14/5/2026).
Dia menjelaskan, testis yang menjadi tempat sel Leydig memproduksi testosteron akan mendapatkan dampak positif dari aktivitas fisik intens di area kaki. Kondisi tersebut membuat tubuh lebih optimal dalam memproduksi hormon testosteron secara alami.
"Jadi rajin latihan kaki bantu untuk production of eh eh testosteron," ujarnya.
Tak hanya untuk pria muda yang ingin membentuk massa otot, Ade Rai menilai latihan kaki juga sangat penting dilakukan oleh orang lanjut usia. Sebab, latihan tersebut membantu menjaga kadar testosteron tetap stabil seiring bertambahnya usia.
Kadar testosteron yang terjaga memiliki pengaruh besar terhadap berbagai fungsi tubuh pria, mulai dari libido, kesuburan, kekuatan fisik, hingga menjaga massa otot agar tidak menyusut drastis.
Selain itu, latihan kaki juga dikenal mampu meningkatkan metabolisme tubuh karena melibatkan kelompok otot terbesar. Tak heran jika leg day sering dianggap sebagai latihan dengan pembakaran kalori paling tinggi dibanding bagian tubuh lainnya.
“Orang tua juga bisa mendapatkan kebermanfaatan dia," kata Ade Rai.
Editor: Dani M Dahwilani