Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Jessie Buckley Menang Best Actress Oscar 2026, Sampaikan Pesan Menyentuh untuk Seluruh Ibu
Advertisement . Scroll to see content

Geger! Oscar 2026 Dituduh Rasis gegara Pidato KPop Demon Hunters Dipotong

Senin, 16 Maret 2026 - 14:39:00 WIB
Geger! Oscar 2026 Dituduh Rasis gegara Pidato KPop Demon Hunters Dipotong
Oscar 2026 dituduh rasis gegara pidato kemenangan KPop Demon Hunters dipotong. (Foto: X)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Ajang penghargaan bergengsi Oscar 2026 dituduh rasis usai memotong pidato kemenangan KPop Demon Hunters. Kejadian ini pun viral di media sosial. 

Film animasi Netflix KPop Demon Hunters merayakan malam bersejarah di Oscar 2026. Untuk pertama kalinya lagu berbahasa Korea Selatan memenangkan Best Original Song. Sayangnya, pidato kemenangan tim di balik lagu tersebut dipotong panitia Oscar. 

Lagu berjudul 'Golden' memenangkan penghargaan Best Original Song. Bahkan, filmnya pun menang di nominasi Best Animation. Dengan demikian, film KPop Demon Hunter meraih dua Oscar dalam satu malam. 

Namun, momen perayaan tersebut memicu perdebatan di media sosial setelah pidato kemenangan "Golden" disela oleh musik penutup yang biasanya digunakan untuk memberi isyarat kepada para pembicara untuk mengakhiri pidato mereka.

EJAE, yang merupakan pengisi suara Rumi dari grup idola fiktif HuntRix dalam film tersebut, berbicara pertama kali mewakili para pemain.

"Terima kasih banyak kepada Akademi," kata EJAE, dikutip daro Korea Times, Senin (16/3/2026). "Saat tumbuh dewasa, orang-orang mengejekku karena menyukai K-pop. Sekarang semua orang menyanyikan lagu kami, dan dengan lirik berbahasa Korea. Aku sangat bangga," tambahnya.

EJAE tampak emosional saat menyampaikan pidatonya.

Namun kontroversi muncul ketika produser Lee Yu-han, bagian dari tim produksi di balik 'Golden', maju untuk melanjutkan pidatonya. Sebelum dia sempat berbicara, musik orkestra mulai dimainkan, secara efektif memotong pembicaraannya.

Sebagian pemirsa menafsirkan momen tersebut sebagai keputusan manajemen waktu selama siaran langsung. Namun, kritik bermunculan di dunia maya setelah penonton memperhatikan kontras yang mencolok dengan penghargaan lain malam itu.

Sesaat sebelum pengumuman Best Original Song, para pemenang Best Cinematography dilaporkan diberi waktu hampir empat menit untuk menyampaikan pidato penerimaan mereka. Sebagai perbandingan, pidato untuk 'Golden' berlangsung kurang dari dua menit sebelum musik penutup dimulai.

Kemudian dalam upacara tersebut, pidato untuk kategori utama seperti Aktor Terbaik, Sutradara Terbaik, dan Aktris Terbaik berlangsung panjang, yang semakin memicu kritik dari pemirsa yang merasa interupsi tersebut tidak adil.

Diskusi daring dengan cepat menyebar di media sosial, dengan beberapa pengguna berpendapat bahwa momen tersebut mencerminkan bias terhadap lagu berbahasa Korea atau kreator Asia. Yang lain berpendapat bahwa perbedaan waktu tersebut kemungkinan disebabkan oleh tempo siaran langsung televisi yang tidak dapat diprediksi.

Situasi tersebut juga menarik perhatian karena momen serupa terjadi sebelumnya pada malam itu. Selama pidato penerimaan penghargaan Film Animasi Terbaik, produser Michelle LM Wong tampak siap berbicara setelah sutradara Maggie Kang dan Chris Appelhans, ketika musik orkestra mulai dimainkan.

Gangguan yang berulang-ulang tersebut membuat banyak komentator online berspekulasi bahwa pidato-pidato itu sengaja dipersingkat.

Terlepas dari kontroversi yang ada, kesuksesan film ini tetap patut diperhatikan. Dirilis oleh Netflix, KPop Demon Hunters baru-baru ini melampaui 500 juta penayangan, menjadi film pertama dalam sejarah platform tersebut yang mencapai tonggak sejarah.

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut