Amanah Wali 8 Hadirkan Suasana Baru Ramadan 2026, Serial Komedi Penuh Pesan Moral
JAKARTA, iNews.id – Amanah Wali 8 kembali menyapa pemirsa dengan menghadirkan suasana baru Ramadan 2026 melalui komedi penuh pesan moral. Serial produksi MNC Pictures itu tayang sepanjang Bulan Suci dan tetap konsisten mengusung nilai-nilai kehidupan di setiap episodenya.
Sejak penayangan perdananya Senin (16/2/2026), para pemain menilai episode pertama Amanah Wali 8 mampu menjaga keseimbangan antara humor dan makna. Mereka merasa cerita yang dihadirkan tidak sekadar mengundang tawa, tetapi juga mengajak penonton merenung.
“Komedinya ada, tapi pengajaran nilai-nilainya juga ada. Jadi bukan cuma tontonan, tapi juga tuntunan,” ujar salah satu pemain.
Suasana hangat juga terasa saat acara syukuran dan nonton bareng episode perdana. Para pemain mengaku bangga bisa kembali terlibat dalam proyek Ramadan yang telah menjadi bagian dari tradisi tontonan keluarga di Indonesia.
Amanah Wali 8: Musala Sultan Hadir di RCTI Jelang Berbuka Puasa
Proses syuting Amanah Wali 8 disebut berlangsung penuh kebersamaan. Di luar jadwal pengambilan gambar, para pemain menghabiskan waktu bersama di basecamp untuk membangun chemistry.
Mereka melakukan berbagai aktivitas seperti gym hingga makan bersama agar kedekatan emosional terjalin secara alami. Kebersamaan itu membuat suasana kerja terasa nyaman dan akrab.
“Kalau lagi nunggu syuting, kita bikin keseruan sendiri. Jadi rasanya kayak di rumah sendiri,” ungkap Ismet.
Ismet juga menyoroti peran para senior dari grup band Wali yang terdiri dari Apoy, Faank, Tomi, dan Ovie. Menurut dia, para senior aktif memberi masukan demi memperkuat kualitas cerita dan akting di setiap adegan.
Selain itu, tim produksi juga melibatkan konsultan komedi dari kalangan komika untuk mematangkan unsur humor. Langkah tersebut dilakukan agar setiap lelucon tetap relevan dan menyatu dengan pesan moral yang ingin disampaikan.
Para pemain berharap penonton dapat mengikuti alur cerita Amanah Wali 8 secara utuh dari awal hingga akhir. Mereka menilai setiap episode saling berkaitan dan membentuk rangkaian cerita yang berkesinambungan.
“Cerita di Amanah Wali itu berkesinambungan. Jadi sayang kalau cuma nonton cuplikannya. Kami semua kerja dengan semangat, mudah-mudahan penonton juga puas dan nonton terus,” ujar mereka.
Editor: Dani M Dahwilani