Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tak Ada Eliminasi! 4 Finalis Masuk Grand Final Cahaya Muda Indonesia
Advertisement . Scroll to see content

4 Dai Muda Siap Adu Dakwah di Grand Final Cahaya Muda Indonesia, Ini Daftarnya!

Senin, 09 Maret 2026 - 17:27:00 WIB
4 Dai Muda Siap Adu Dakwah di Grand Final Cahaya Muda Indonesia, Ini Daftarnya!
Grand Final Cahaya Muda Indonesia. (Foto; iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Persaingan menuju puncak kompetisi dakwah Cahaya Muda Indonesia semakin memanas. Empat dai muda dengan karakter dan gaya dakwah yang berbeda siap memberikan penampilan terbaik mereka di babak Grand Final yang akan digelar pada Sabtu, 14 Maret 2026.

Menjelang malam penentuan, para finalis terlihat semakin serius mempersiapkan diri. Mereka tak hanya memperdalam materi ceramah, tetapi juga mematangkan cara penyampaian agar pesan dakwah dapat menyentuh hati para penonton.

Setiap finalis memiliki keunikan yang menjadi kekuatan tersendiri di atas panggung. Siapa saja mereka? Kenali keempat grand finalis Cahaya Muda Indonesia berikut ini:

1. Duo Z

Duo Z asal Kampar dikenal dengan gaya dakwah yang kompak. Keduanya tampil selaras saat menyampaikan materi, bahkan kerap memadukan gerakan yang terkoordinasi sehingga penampilan mereka terasa lebih hidup dan berbeda dari dai lainnya.

2. Sulthon

Sulthon dari Sarolangun hadir dengan pendekatan dakwah yang unik. Dia sering menggunakan analogi yang jarang dipakai oleh penceramah lain. Bahasa yang digunakan juga dekat dengan generasi muda, sehingga pesan yang disampaikan terasa lebih relevan dan mudah dipahami.

3. Fadly

Finalis lainnya, Fadly dari Bone, Sulawesi Selatan, juga mencuri perhatian. Sebagai peserta termuda di kompetisi ini, dia tampil penuh semangat dengan gaya khasnya. Dialek daerah yang kuat serta suara yang merdu membuat ceramahnya terasa emosional dan mampu membawa penonton larut dalam pesan yang dia sampaikan.

4. Kecap

Di sisi lain, Kecap asal Jakarta menghadirkan dakwah yang menghibur. Dia mampu memadukan unsur humor dan hiburan tanpa menghilangkan esensi pesan keagamaan. Gaya komunikasinya yang santai membuat penonton merasa dekat dan nyaman saat mendengarkan ceramahnya.

Dengan karakter yang sangat berbeda, keempat dai muda ini dipastikan akan menghadirkan pertarungan dakwah yang menarik di panggung grand final.

Perjalanan para dai muda ini tentu membutuhkan dukungan dari para penonton. Bagaimana cara voting grand finalis Cahaya Muda Indonesia favorit Anda? Begini caranya:

1. Untuk melakukan voting, registrasi di aplikasi RCTI+ menggunakan email atau nomor HP.

2. Sistem vote Cahaya Muda Indonesia menggunakan, 1 akun dapat free vote 5 kali dan dapat melakukan top up vote dengan pembelian kuota dengan aplikasi motion pay atau dompet digital.

3. Periode vote dimulai pada tanggal 8 Maret pukul 23.00 WIB hingga 14 Maret pukul 22.30 WIB

4. iNews dan Cahaya Muda Indonesia berhak untuk mendiskualifikasi vote atau menunda vote jika terdapat kecurangan

5. iNews dan Cahaya Muda Indonesia berhak mengubah, membatalkan, atau menangguhkan acara ini kapan saja.

Lalu, siapa yang akan berhasil merebut gelar juara Cahaya Muda Indonesia tahun ini? Dukung terus jagoanmu dan saksikan perjuangan inspiratif para finalis dalam Grand Final Cahaya Muda Indonesia pada Sabtu, 14 Maret 2026 pukul 21.00 WIB hanya di iNews. 

Editor: Muhammad Sukardi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut