Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Deretan Hasil Diplomasi Prabowo: Gabung BRICS hingga Tarif 0 Persen ke Uni Eropa
Advertisement . Scroll to see content

Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri

Selasa, 02 Juni 2026 - 11:24:00 WIB
Teddy Ungkap Prabowo Tanggung Sendiri Kelebihan Biaya Kunjungan Luar Negeri
Seskab Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menanggung sendiri kelebihan biaya kunjungan luar negeri yang melampaui anggaran negara. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya mengungkapkan Presiden Prabowo Subianto menanggung sendiri kelebihan biaya kunjungan luar negeri yang melampaui anggaran negara. Hal itu disampaikannya untuk menjawab masukan mantan Wakil Menteri Luar Negeri Dino Patti Djalal terkait perjalanan luar negeri Presiden.

Teddy awalnya mengapresiasi masukan yang disampaikan Dino Patti Djalal. Menurutnya, Dino merupakan diplomat yang memiliki pandangan cermat dan terstruktur.

"Kemudian berikutnya, karena saya di-mention oleh Pak Dubes Dino, saya mau luruskan beberapa hal. Sebelumnya, terima kasih atas masukan yang telah diberikan. Sangat cermat dan terstruktur. Saya pikir beliau adalah diplomat hebat. Pernah menjadi wakil menteri luar negeri, walau hanya diberi kesempatan sekitar tiga bulan," ucap Teddy, Senin (1/6/2026).

Teddy kemudian menjelaskan soal pembiayaan kunjungan luar negeri Prabowo yang kerap menjadi perhatian publik. Dia memastikan kelebihan biaya dari anggaran yang telah ditetapkan negara ditanggung langsung oleh Prabowo.

"Jadi segala kelebihan biaya yang telah dianggarkan oleh negara, itu sepenuhnya ditanggung oleh pribadi Presiden Prabowo," katanya.

Selain soal biaya, Teddy juga menyinggung jumlah rombongan yang menyertai Prabowo dalam kunjungan luar negeri. Dia menegaskan jumlah delegasi pada masa pemerintahan Prabowo telah dipangkas signifikan dibandingkan periode sebelumnya.

"Kemudian yang kedua, jumlah rombongan. Ini sangat penting. Jumlah rombongan Presiden Prabowo itu sudah berkurang besar-besaran. Lebih dari separuh dari periode sebelumnya," ujar Teddy.

Teddy menerangkan, pada periode sebelumnya jumlah rombongan dalam satu kunjungan luar negeri bisa mencapai lebih dari 120 orang. Sementara pada masa pemerintahan Prabowo, jumlah rombongan dibatasi sekitar 50 hingga 60 orang.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut