Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Qodari Sebut Tuduhan Amien Rais ke Presiden Prabowo Contoh Nyata Bahaya Hoaks di Medsos
Advertisement . Scroll to see content

Qodari Sebut Amien Rais Terpapar Hoaks AI Terkait Tudingan Terhadap Seskab Teddy

Senin, 04 Mei 2026 - 08:49:00 WIB
Qodari Sebut Amien Rais Terpapar Hoaks AI Terkait Tudingan Terhadap Seskab Teddy
Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyatakan keprihatinan mendalam atas beredarnya video Amien Rais. Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom), Muhammad Qodari, menyatakan keprihatinan mendalam atas beredarnya video Amien Rais yang berisi tudingan terhadap Presiden Prabowo Subianto dan Seskab Teddy Indra Wijaya.

Qodari menilai bahwa Ketua Majelis Syura Partai Ummat tersebut telah terpapar informasi palsu atau hoaks yang diproduksi menggunakan teknologi Artificial Intelligence (AI).

Ia menegaskan bahwa di era digital ini, siapa pun—termasuk tokoh publik sekalipun—sangat rentan terpengaruh oleh konten yang tidak terverifikasi. Oleh karena itu, Qodari mengimbau masyarakat untuk lebih selektif dan berhati-hati dalam menyaring informasi yang beredar di media sosial.

“Kalau saya prihatin ya, setelah melihat video Pak Amien Rais itu, prihatinnya itu adalah Pak Amien Rais sebagai tokoh, sebagai akademisi, sebagai profesor doktor, telah menjadi korban dari hoaks,” kata Qodari di Jakarta, Sabtu (2/5/2026).

Menurut Qodari, tudingan terhadap Teddy muncul dari interpretasi keliru atas konten video di media sosial yang berisi lagu berjudul “Aku Bukan Teddy” yang disalahartikan sebagai pernyataan autentik.

“Karena dasar penilaian atau tudingan bahwa Pak Seskab, Pak Teddy adalah gay, itu adalah sebuah akun yang di dalamnya berisi lagu berjudul Aku Bukan Teddy, yang dianggap oleh Pak Amien Rais bahwa yang menyanyi itu adalah Ibu Titiek (Soeharto),” lanjutnya.

Dia menjelaskan video tersebut tidak dapat dijadikan rujukan karena tidak autentik. Penyanyi dalam video itu bukan Titiek Soeharto, sementara gambar yang ditampilkan hanyalah kolase dari berbagai sumber yang tidak berkaitan langsung dengan isi lagu.

Qodari juga mengungkapkan konten tersebut telah mencantumkan keterangan sebagai materi hiburan, bukan fakta. Dia menilai hal ini menunjukkan pentingnya kehati-hatian dalam menyikapi informasi di ruang digital.

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut