Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : IRGC Targetkan Benjamin Netanyahu, Iran Tembakkan Belasan Rudal ke Israel
Advertisement . Scroll to see content

Netanyahu Turuti Permintaan Trump! Israel Hentikan Serangan ke Iran, Lebanon Tetap Dibombardir

Selasa, 09 Juni 2026 - 14:12:00 WIB
Netanyahu Turuti Permintaan Trump! Israel Hentikan Serangan ke Iran, Lebanon Tetap Dibombardir
Israel menghentikan serangan ke Iran setelah permintaan Presiden AS Donald Trump. Namun, Tel Aviv menegaskan operasi militer di Lebanon tetap berlanjut. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Pemerintah Israel memutuskan menghentikan serangan udara terhadap Iran setelah mendapat permintaan langsung dari Presiden Amerika Serikat Donald Trump. Namun, Israel menegaskan operasi militernya di Lebanon akan tetap berlanjut dengan intensitas penuh.

Seorang pejabat senior Israel mengatakan keputusan menghentikan serangan ke Iran diambil setelah komunikasi antara Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan Trump.

Menurutnya, pembicaraan kedua pemimpin berlangsung baik dan menghasilkan kesepakatan untuk meredakan ketegangan di front Iran.

“Atas permintaan Trump, kami menghentikan serangan terhadap Iran,” kata pejabat tersebut seperti dikutip surat kabar Yedioth Ahronoth, Senin (8/6/2026).

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?
Baca Juga

Mengapa Trump Murka kepada Netanyahu hingga Keluar Kata-Kata Kasar?

Meski demikian, Israel tidak akan menghentikan operasinya di Lebanon. Pejabat itu menegaskan militer akan terus melancarkan serangan terhadap target-target yang dianggap mengancam keamanan Israel.

Stasiun penyiaran publik Israel, KAN, juga mengutip seorang pejabat yang menyebut militer Israel akan menghentikan tembakan ke Iran, tetapi tetap melanjutkan operasi di Lebanon selatan.

Sementara itu, militer Iran pada Senin pagi mengumumkan penghentian serangan terhadap Israel. Namun Teheran memperingatkan akan memberikan respons yang “menghancurkan” apabila Israel terus melakukan serangan ke Lebanon.

Ketegangan kawasan meningkat setelah Israel membombardir Beirut pada Ahad meski gencatan senjata masih berlaku. Serangan tersebut memicu Iran meluncurkan rudal ke wilayah utara Israel sebagai balasan. Israel kemudian merespons dengan beberapa gelombang serangan udara ke Iran.

Menurut data pemerintah Lebanon, konflik yang berlangsung sejak 2 Maret telah menewaskan lebih dari 3.600 orang, melukai lebih dari 11.000 lainnya, serta memaksa lebih dari 1,6 juta warga mengungsi.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut