Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Prabowo Bangga RI Capai Swasembada Pangan: Kita Berdiri di Atas Kaki Sendiri
Advertisement . Scroll to see content

Momen Mentan Salah Sebut Dedi Mulyadi jadi Ridwan Kamil di Acara Swasembada Pangan

Rabu, 07 Januari 2026 - 18:26:00 WIB
Momen Mentan Salah Sebut Dedi Mulyadi jadi Ridwan Kamil di Acara Swasembada Pangan
Mentan Amran Sulaiman salah sebut nama Gubernur Jawa Barat pada momen Swasembada Pangan di Karawang. (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Suasana formal acara Penganugerahan Tanda Kehormatan Swasembada Pangan yang dihadiri Presiden Prabowo Subianto di Kabupaten Karawang, mendadak riuh. Hal ini terjadi saat Menteri Pertanian (Mentan) Amran Sulaiman secara tidak sengaja salah menyebut nama Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, dengan nama Ridwan Kamil, Rabu (7/1/2026).

Momen tersebut terjadi saat Mentan sedang memberikan sapaan hormat kepada para kepala daerah yang hadir di lokasi. 

Awalnya, Mentan Amran yang sedang bersemangat menyapa para tamu undangan tiba-tiba menyebutkan nama mantan Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Sadar akan kekeliruannya karena yang hadir di depannya adalah Dedi Mulyadi, mentan langsung spontan beristighfar.

"Ada Pak Ridwan Kamil... Eh, Astagfirullah," ujar Mentan yang langsung disambut tawa riuh para hadirin, termasuk Presiden yang duduk di barisan depan.

Sambil tertawa kecil menahan malu, Mentan segera mengoreksi ucapannya. "Ini Kang Dedi Mulyadi. Jadi beliau saya selalu jadi... ini harus potong kambing ya kalau salah nama," candanya yang kembali memecah suasana formal menjadi lebih cair.

Untuk menutupi rasa canggungnya, Mentan memberikan klarifikasi bahwa dirinya memiliki hubungan yang sangat dekat dengan kedua tokoh tersebut. Ia mengaku sering berkomunikasi melalui telepon dengan Kang Dedi, terutama terkait urusan irigasi dan pertanian di Jawa Barat.

"Maaf Pak Gubernur, sahabatku. Sering telepon-teleponan. Pak Mentan ada irigasi saya, sangat dekat dengan beliau," ujarnya.

Mentan juga melontarkan guyonan sebagai "kompensasi" atas salah sebut nama tersebut. Ia menjanjikan adanya perhatian ekstra bagi wilayah yang dipimpin sahabatnya itu. 

"Maaf Pak Gubernur, nanti bantuan ada tambahannya karena pelayanannya baik. Maksudnya tambah itu bantuan 10 persen," kelakar Mentan di hadapan Presiden.

Meski diwarnai aksi salah sebut nama, acara tetap berjalan dengan khidmat. Di balik momen jenaka tersebut, Mentan menyampaikan laporan serius mengenai keberhasilan Indonesia meraih swasembada pangan tahun 2025 dan kesiapan stok beras nasional yang mencapai rekor tertinggi sepanjang sejarah.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut