Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Video Penyiksaan Aktivis GSF Beredar, Netanyahu Perintahkan Deportasi Segera
Advertisement . Scroll to see content

Menteri Israel Unggah Video Aktivis GSF Berlutut dan Tangan Terikat, Netanyahu Murka: Langgar Norma Israel

Kamis, 21 Mei 2026 - 11:47:00 WIB
Menteri Israel Unggah Video Aktivis GSF Berlutut dan Tangan Terikat, Netanyahu Murka: Langgar Norma Israel
Video perlakuan aktivis GSF yang diunggah Menteri Israel picu kecaman. Netanyahu murka dan minta para aktivis segera dideportasi. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id - Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dikabarkan geram setelah video perlakuan terhadap ratusan aktivis Global Sumud Flotilla (GSF) yang ditahan beredar di media sosial. Video itu diunggah Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, melalui akun X pada Rabu (20/5/2026).

Dalam rekaman tersebut, para aktivis internasional terlihat berlutut dengan tangan terikat ke belakang dan kepala menunduk menyentuh lantai. Tayangan itu memicu kritik karena dianggap memperlihatkan perlakuan tidak manusiawi terhadap para tahanan.

Netanyahu menilai tindakan Ben Gvir tidak mencerminkan nilai dan norma yang dijunjung Israel. Dia pun meminta agar para aktivis segera dipulangkan.

“Saya telah menginstruksikan pihak terkait untuk segera mendeportasi para provokator itu,” ujar Netanyahu dalam pernyataannya, Kamis (21/5/2026).

Kritik juga datang dari Menteri Luar Negeri Israel Gideon Saar. Melalui unggahan di X, Saar menuding Ben Gvir sengaja mempermalukan Israel dengan menyebarkan video tersebut ke publik.

Menurut Saar, ini bukan pertama kalinya Ben Gvir mengunggah tayangan serupa terkait penanganan aktivis GSF.

Namun Ben Gvir membalas kritik itu dengan nada menantang. Dalam pidatonya di parlemen Knesset, dia menyatakan tidak menyesal atas tindakannya.

“Saya bangga menjadi menteri yang bertanggung jawab melawan para pendukung teror,” kata Ben Gvir.

Dia bahkan menegaskan kemungkinan akan ada rekaman lain terkait perlakuan terhadap aktivis GSF yang kembali dipublikasikan.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut