Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Persinyalan Kereta Disorot usai Tabrakan KA Argo Bromo dan KRL di Bekasi Timur, Ini Kata Menhub
Advertisement . Scroll to see content

Mengerikan! Video Pantauan Udara Gerbong KRL Hancur usai Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi

Selasa, 28 April 2026 - 13:06:00 WIB
Mengerikan! Video Pantauan Udara Gerbong KRL Hancur usai Ditabrak KA Argo Bromo di Bekasi
Penampakan gerbong KRL ringsek di Bekasi Timur terlihat dari udara usai tabrakan dengan KA Argo Bromo Anggrek. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Penampakan gerbong KRL ringsek di Bekasi Timur terlihat mengerikan dari udara. Rekaman video memperlihatkan kondisi kereta yang hancur usai ditabrak KA Argo Bromo Anggrek di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekas, Jawa Barat.

Dalam pemantauan video dari udara tersebut, kerusakan gerbong KRL terlihat jelas. Benturan keras membuat bagian gerbong kereta hancur dan menunjukkan dampak kecelakaan yang sangat serius.

Penampakan gerbong KRL ringsek tak berbentuk di Bekasi Timur ini memperlihatkan betapa dahsyatnya tabrakan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Hingga Selasa (28/4/2026), petugas gabungan masih terus melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Mereka berjibaku mengevakuasi rangkaian kereta yang rusak parah.

Alat berat dikerahkan untuk mempercepat proses pengangkatan gerbong. Petugas juga menggunakan perlengkapan lengkap untuk memastikan evakuasi berjalan aman.

Personel TNI, Polri, dan Basarnas terlihat siaga di lokasi. Selain itu, ambulans juga disiapkan untuk mengantisipasi evakuasi korban tambahan.

PT Kereta Api Indonesia (KAI) merilis data terbaru terkait jumlah korban dalam kecelakaan kereta tersebut. Hingga pukul 08.45 WIB, jumlah korban meninggal dunia mencapai 14 orang.

Direktur Utama KAI Bobby Rasyidin mengatakan, seluruh korban tewas telah dievakuasi ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut.

"Korban meninggal dunia telah dibawa ke RS Polri Kramat Jati untuk proses identifikasi lebih lanjut," tuturnya.

Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 84 orang. Mereka saat ini mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan.

"Sementara itu, 84 korban luka telah mendapatkan penanganan medis di berbagai fasilitas kesehatan," katanya.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut