Kontras Final Piala Dunia 2026, Suasana Hening Fans Argentina di Brasil vs Gemuruh Suporter Spanyol
JAKARTA, iNews.id - Keberhasilan Tim Nasional Spanyol menyabet gelar juara Piala Dunia 2026 menyisakan cerita kontras di berbagai belahan dunia. Jika ibu kota Madrid dipenuhi lautan suporter yang berpesta pora, suasana sebaliknya justru terjadi di sebuah bar di Brasil yang dipadati oleh para pendukung Argentina.
Dalam tayangan video di kanal YouTube Official iNews, sebuah bar lokal di Brasil yang dipenuhi oleh basis suporter Timnas Argentina mendadak hening seketika. Harapan para fans untuk melihat Tim Tango mempertahankan atau menambah gelar juara dunia harus kandas setelah Spanyol memastikan kemenangan 1-0 lewat babak perpanjangan waktu.
Rona kesedihan dan kekecewaan tidak bisa disembunyikan dari wajah para suporter Argentina yang berada di lokasi. Beberapa fans bahkan tampak terpaku dan tertunduk lesu menyaksikan detik-detik akhir pertandingan yang menegangkan tersebut.
"Sangat sedih tentunya, itu hal yang normal. Namun sejujurnya, saya tetap merasa bangga dengan perjuangan tim yang bertarung habis-habisan sejak fase grup hingga mengalahkan Inggris di semifinal," ujar salah satu suporter Argentina yang ikut nobar di bar tersebut.
Ia juga secara sportif memberikan ucapan selamat kepada para pendukung La Furia Roja. "Di sisi lain, saya juga ikut senang untuk masyarakat Spanyol yang bisa merayakan momen indah ini. Kita harus menyelamati mereka," tambahnya.
Sikap sportif juga ditunjukkan oleh pendukung lain yang mengakui keunggulan strategi Spanyol di lapangan pada babak extra time. "Argentina sudah melakukan apa yang mereka bisa, tapi harus diakui Spanyol tampil cukup superior kali ini. Selamat untuk kemenangan mereka," ungkap suporter lainnya.
Kondisi hening di bar tersebut berbanding terbalik 180 derajat dengan atmosfer di titik-titik kumpul suporter Spanyol. Di tempat terpisah, para pendukung Spanyol terus melompat kegirangan, mengibarkan bendera kebangsaan, hingga menyanyikan yel-yel ikonik "Yo soy español, español!" serta "Campeones!" demi merayakan trofi Piala Dunia kedua mereka.
Editor: Vitrianda Hilba Siregar