Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Golkar Sudah Panggil Anggota DPRD yang Diduga Intimidasi dr Icha, Ada Sanksi?
Advertisement . Scroll to see content

Kasus Intimidasi Dokter Muda di TTU, Puan Maharani Minta Polisi Bergerak dan Usut Tuntas

Kamis, 02 Juli 2026 - 13:10:00 WIB
Kasus Intimidasi Dokter Muda di TTU, Puan Maharani Minta Polisi Bergerak dan Usut Tuntas
Ketua DPR Puan Maharani, menaruh perhatian mendalam atas wafatnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dokter Icha). Foto: iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Ketua DPR Puan Maharani, menaruh perhatian mendalam atas wafatnya dr. Eliza Princila Utami Pakaenoni (dokter Icha). Dokter muda yang bertugas di Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) tersebut dilaporkan meninggal dunia setelah diduga mengalami depresi berat akibat tekanan dan intimidasi dari oknum anggota DPRD setempat.

Puan menegaskan bahwa tindakan perundungan serta intimidasi terhadap tenaga kesehatan (nakes) tidak boleh ditoleransi dan tidak boleh terjadi lagi di lingkungan medis.

"Terjadi perundungan, ya itu kan? Jangan sampai terulang lagi. Itu harus diselidiki," ujar Puan saat memberikan keterangan di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Selain mendorong aparat kepolisian untuk segera mengusut tuntas motif dan jalannya kasus ini, Ketua DPP PDI-Perjuangan tersebut juga menyinggung tanggung jawab partai politik. Ia meyakini partai yang menaungi oknum anggota DPRD TTU tersebut akan mengambil tindakan disiplin melalui mekanisme internal mereka.

"Ya pastinya nanti semua partai yang memang anggotanya terlibat mempunyai mekanisme dalam hal tersebut," jelas Puan.

Kendati demikian, Puan menggarisbawahi bahwa penyelesaian secara internal parpol tidak menghapus jalur hukum. Baginya, penyelidikan pidana yang transparan tetap menjadi prioritas utama. "Namun yang pasti, ya sanksi hukum ataupun kemudian penyelidikan harus dilakukan sampai tuntas," tambahnya.

Tragedi ini bermula saat dr. Icha tengah menjalankan tugasnya di Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Leona, Kabupaten TTU. Saat sedang berupaya menangani pasien yang terkena gigitan ular, dokter muda ini diduga mendapat perlakuan intimidasi yang agresif dari oknum pejabat daerah tersebut.

Akibat insiden itu, dr. Icha mengalami tekanan psikologis yang sangat berat hingga berujung pada depresi. Kondisi kesehatannya yang terus memburuk membuatnya harus dilarikan ke rumah sakit di Kota Kupang untuk menjalani perawatan intensif, sebelum akhirnya mengembuskan napas terakhir pada Jumat (26/6/2026).

Editor: Vitrianda Hilba Siregar

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut