Jokowi Hadiri Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM di Tengah Sorotan Soal Dugaan Ijazah Palsu
YOGYAKARTA, iNews.id – Di tengah sorotan publik terkait polemik keabsahan ijazahnya yang belum mereda, mantan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) tetap menghadiri Rapat Senat Terbuka Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan Universitas Gadjah Mada (UGM), Jumat (17/10/2025).
Acara berlangsung di Auditorium Fakultas Kehutanan UGM, Yogyakarta, dan turut dihadiri oleh Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni serta jajaran akademisi UGM. Dalam sambutannya, Rektor UGM Prof. Ova Emilia menyapa Jokowi secara khusus sebagai alumni kebanggaan kampus.
“Yang terhormat Presiden ke-7 RI Bapak Joko Widodo, alumni Fakultas Kehutanan tahun 1980, kebanggaan Fakultas Kehutanan,”
ujar Rektor UGM, disambut tepuk tangan meriah hadirin dalam video yang diunggah akun YouTube @Kehutanan_UGM, Jumat (17/10/2025).
Sementara itu, Jokowi menjelaskan bahwa kehadirannya di acara tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap almamaternya. Ia mengaku menerima undangan secara langsung dari pihak fakultas.
“Undangan diantar langsung pak dekan ke rumah,” ucap Jokowi di hadapan peserta acara.
Dalam pidatonya, Jokowi menekankan pentingnya aksi nyata dalam menjaga kelestarian lingkungan serta mendorong peran aktif perguruan tinggi sebagai pusat inovasi dan restorasi alam.
“Mari kita rawat warisan alam untuk anak cucu kita,” tutur Jokowi.
Kedatangan Jokowi disambut hangat oleh para dosen, mahasiswa, dan alumni yang memadati auditorium. Suasana penuh nostalgia terasa sepanjang acara, menggambarkan kedekatan Jokowi dengan civitas akademika Fakultas Kehutanan UGM.
Momentum ini menjadi sorotan publik, bukan hanya karena kehadiran tokoh nasional, tetapi juga karena berlangsung di tengah kontroversi ijazah Jokowi yang masih ramai diperbincangkan.
Acara Dies Natalis ke-62 Fakultas Kehutanan UGM juga diisi dengan refleksi perjalanan panjang fakultas, pemberian penghargaan bagi dosen dan alumni berprestasi, serta sesi dialog interaktif antara mahasiswa dan alumni. Kehadiran Jokowi menjadi sorotan utama dalam peringatan tahun ini.
Editor: Suriya Mohamad Said