Iran Menantang AS! Mojtaba Khamenei Larang Uranium Dipindahkan ke Luar Negeri
TEHERAN, iNews.id - Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, dilaporkan menginstruksikan agar uranium hasil pengayaan milik Iran tidak dikirim ke luar negeri. Sikap tersebut muncul di tengah proses negosiasi antara Amerika Serikat dan Iran yang masih berlangsung melalui sejumlah mediator internasional.
Menurut sumber Iran yang dikutip Reuters, keputusan tersebut telah menjadi kesepakatan internal di lingkaran pemerintahan Iran.
“Arahan pemimpin tertinggi dan konsensus lembaga negara menegaskan stok uranium yang diperkaya tidak boleh meninggalkan Iran,” ujar salah satu sumber yang identitasnya dirahasiakan.
Iran menilai pengiriman uranium ke luar negeri dapat membuat negara itu lebih rentan terhadap potensi serangan dari AS maupun Israel di masa mendatang.
Isu uranium yang telah diperkaya menjadi salah satu poin paling krusial dalam negosiasi nuklir yang hingga kini masih menemui jalan buntu. Pemerintah AS menginginkan material tersebut dimusnahkan atau dipindahkan karena khawatir dapat digunakan Iran untuk mengembangkan senjata nuklir.
Sebagai pemegang otoritas tertinggi dalam pengambilan keputusan strategis negara, sikap Mojtaba Khamenei dinilai menjadi posisi tawar kuat Iran yang sulit diubah dalam perundingan.
Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump menegaskan bahwa pengeluaran uranium Iran dari dalam negeri harus menjadi syarat wajib dalam setiap kesepakatan damai antara kedua negara.
Editor: Suriya Mohamad Said