Indonesia Kutuk Serangan Israel saat Ramadan, Menlu Sugiono Bicara Tegas di Dewan Keamanan PBB
NEW YORK, iNews.id – Indonesia mengutuk serangan Israel saat Ramadan. Sikap tegas itu disampaikan langsung oleh Menteri Luar Negeri Sugiono dalam rapat Dewan Keamanan PBB. Dia mengecam tindakan militer Israel di Tepi Barat Palestina yang dinilai melanggar hukum internasional.
Serangan udara dilaporkan terjadi di kota Bait Umar, utara Hebron, Tepi Barat, Palestina. Rekaman video memperlihatkan rumah milik keluarga Walid Sabarna hancur setelah diledakkan pasukan Israel.
Insiden tersebut terjadi di tengah bulan Ramadan. Situasi di wilayah Tepi Barat kembali memanas akibat operasi militer yang berlangsung.
Sugiono menyampaikan kecaman Indonesia di forum resmi Dewan Keamanan PBB di New York, Amerika Serikat. Pernyataan itu diutarakan di hadapan perwakilan Israel dan negara-negara anggota lainnya.
“Indonesia dengan tegas mengutuk tindakan ini. Tindakan tersebut tidak memiliki keabsahan hukum menurut hukum internasional dan melanggar resolusi Dewan Keamanan, termasuk Resolusi 2334, serta secara sistematis mempersempit ruang perdamaian yang ingin dilindungi oleh Dewan ini,” ujar Sugiono.
Dia menegaskan serangan tersebut tidak memiliki validitas hukum berdasarkan ketentuan internasional. Indonesia juga menilai tindakan itu bertentangan dengan resolusi Dewan Keamanan PBB yang masih berlaku.
Pernyataan tersebut kembali menegaskan posisi konsisten Indonesia dalam mendukung perjuangan rakyat Palestina. Indonesia mendorong penghormatan terhadap hukum internasional dan perlindungan warga sipil di wilayah konflik.
Editor: Abdul Haris