Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Dramatis! Evakuasi Kecelakaan KRL di Bekasi Timur, 14 Korban Tewas dan 84 Luka-Luka
Advertisement . Scroll to see content

Gerak Cepat! Prabowo Kunjungi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Perintahkan Investigasi

Selasa, 28 April 2026 - 12:45:00 WIB
Gerak Cepat! Prabowo Kunjungi Korban Kecelakaan Kereta di Bekasi, Perintahkan Investigasi
Presiden Prabowo Subianto menjenguk korban kecelakaan kereta di RSUD Bekasi usai tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

BEKASI, iNews.id - Presiden Prabowo Subianto bergerak cepat merespons kecelakaan kereta di Bekasi Timur. Dia langsung mengunjungi RSUD Kota Bekasi untuk menjenguk korban tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan Kereta Rel Listrik (KRL), Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

Prabowo tiba di lokasi sekitar pukul 08.39 WIB menggunakan mobil Maung putih. Dia mengenakan baju safari cokelat lengkap dengan peci hitam dan didampingi Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya serta Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi.

Setibanya di rumah sakit, dia langsung masuk untuk melihat kondisi korban yang masih menjalani perawatan akibat kecelakaan yang terjadi pada Senin (27/4/2026) malam.

Seusai menjenguk korban, Prabowo menyampaikan rasa prihatin dan belasungkawa atas peristiwa tersebut.

"Tentunya kita semua prihatin kaget dengan kecelakaan yang telah terjadi. Saya ucapkan belasungkawa atas nama pribadi dan pemerintah,” katanya, Selasa (28/4/2026).

Dia menegaskan pemerintah akan segera melakukan investigasi untuk mengungkap penyebab kecelakaan tersebut.

“Kita segera adakan investigasi kejadiannya bagaimana,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Prabowo juga menyoroti banyaknya perlintasan kereta yang dinilai rawan kecelakaan, terutama yang sudah beroperasi sejak lama.

“Di Jawa ada 1.800 titik yang juga lintasan seperti ini, saya kira dari zaman Belanda, sudah berapa puluh tahun,” ucapnya.

Dia menegaskan pemerintah akan segera melakukan pembenahan besar-besaran terhadap perlintasan tersebut guna mencegah kejadian serupa terulang.

“Sekarang sudahlah, kita selesaikan semua itu. Saya akan perintahkan segera kita akan perbaiki semua ya lintasan tersebut ya, apakah dengan dilakukan pos jaga atau dengan fly over,” tuturnya.

Diketahui, jumlah korban tewas dalam kecelakaan tersebut mencapai 14 orang. Sementara itu, 84 orang lainnya mengalami luka-luka dan masih menjalani perawatan di sejumlah rumah sakit.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut