Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Iran Kembali Tembak Pesawat AS, Kini 2 Heli Black Hawk dan Hercules C-130
Advertisement . Scroll to see content

Gelombang Serangan ke-95! Rudal Balistik Iran Hujani Kota Israel, Ledakan Dahsyat Terekam

Senin, 06 April 2026 - 10:46:00 WIB
Gelombang Serangan ke-95! Rudal Balistik Iran Hujani Kota Israel, Ledakan Dahsyat Terekam
Iran kembali meluncurkan gelombang serangan ke-95 ke Israel. Rudal balistik menghantam sejumlah titik, menandai eskalasi konflik yang makin memanas. Foto iNews TV
Advertisement . Scroll to see content

TEL AVIV, iNews.id  – Ketegangan di Timur Tengah terus memanas setelah Iran melancarkan gelombang serangan terbaru ke wilayah Israel. Dalam video yang beredar, terlihat rudal balistik menghantam sejumlah titik dengan ledakan besar yang menggetarkan.

Serangan ini disebut sebagai bagian dari gelombang ke-95 dalam rangkaian operasi militer Iran yang terus berlanjut di tengah konflik terbuka dengan Israel.

Dalam rekaman, beberapa rudal terlihat meluncur dan menghantam target di wilayah Israel, memicu kobaran api serta kepulan asap tebal. Situasi ini memperlihatkan eskalasi konflik yang kian intens dan belum menunjukkan tanda mereda.

Melalui pernyataan terbarunya pada 4 April 2026, Islamic Revolutionary Guard Corps (IRGC) mengungkapkan bahwa sejumlah rudal canggih digunakan dalam serangan tersebut, di antaranya Haj Qassem, Kheibar-Shekan, dan Qadr. 

IRGC menyebut sasaran serangan tidak hanya terbatas pada wilayah Israel, tetapi juga mencakup berbagai target strategis di kawasan.

Di antaranya adalah baterai HIMARS yang berada di Pulau Bubiyan Island, Kuwait.

Selain itu, sistem pertahanan udara Patriot milik Amerika Serikat juga dilaporkan menjadi target di wilayah utara Bahrain.

Tak hanya itu, target lain disebut berada di Uni Emirat Arab, termasuk lokasi yang digunakan untuk menampung roket, personel, serta pelatih militer senior Amerika Serikat.

Sejumlah laporan menyebut, Iran terus melancarkan serangan rudal dan drone secara berkala sebagai respons atas serangan udara Israel ke berbagai fasilitas militer dan infrastruktur di wilayahnya.

Sementara itu, sistem pertahanan udara Israel seperti Iron Dome terus diandalkan untuk mencegat sebagian serangan, meski beberapa rudal dilaporkan berhasil menembus dan menyebabkan kerusakan.

Hingga saat ini, belum ada tanda-tanda deeskalasi. Sejumlah pihak internasional bahkan mulai mengkhawatirkan konflik ini dapat meluas menjadi perang regional yang lebih besar.

Editor: Suriya Mohamad Said

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut