Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sidik Jari Korban Insiden Ponpes di Sidoarjo, Tim DVI Kesulitan Identifikasi Jenazah
Advertisement . Scroll to see content

Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny, 8 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara Surabaya

Jumat, 03 Oktober 2025 - 20:59:00 WIB
Evakuasi Korban Ambruknya Ponpes Al Khoziny, 8 Jenazah Tiba di RS Bhayangkara Surabaya
Proses evakuasi korban ambruknya bangunan Ponpes Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur terus dilakukan oleh tim gabungan. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

SIDOARJO, iNews.id - Proses evakuasi korban ambruknya bangunan Pondok Pesantren (Ponpes) Al Khoziny di Buduran, Sidoarjo, Jawa Timur terus dilakukan oleh tim gabungan dari Basarnas, BPBD, TNI, dan Polri. Sejumlah ambulans tampak keluar masuk area pondok untuk mengangkut jenazah para santri ke Rumah Sakit Bhayangkara (RS) Polda Jawa Timur (Jatim) di Surabaya.

Hingga Jumat (3/10/2025) malam, tercatat delapan jenazah telah tiba di rumah sakit. Lima jenazah datang pada siang hari dan tiga lainnya menyusul pada sore hingga malam hari. 

Kedatangan jenazah disaksikan langsung oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa. Tim DVI Polda Jatim bersama DVI Mabes Polri langsung melakukan proses identifikasi terhadap jenazah. 

Lima jenazah yang tiba lebih awal telah menjalani pemeriksaan antemortem dan ditempatkan di ruang pendingin untuk pencocokan data dengan keluarga. Sementara tiga jenazah yang baru tiba masih dalam proses identifikasi.

Proses identifikasi dilakukan secara intensif. Tim DVI telah bersiaga sejak hari pertama kejadian, dan sampel DNA dari keluarga korban telah dikumpulkan untuk mempercepat pencocokan identitas.

Sebelumnya, dua jenazah santri yang meninggal akibat robohnya musala di kompleks ponpes tersebut juga telah tiba di RS Bhayangkara menggunakan ambulans dari PMI dan relawan. Seluruh jenazah akan diserahkan kepada keluarga setelah proses identifikasi selesai.

Pihak rumah sakit telah menyiapkan fasilitas tambahan seperti freezer berkapasitas besar untuk mengantisipasi kemungkinan bertambahnya jumlah korban. Diperkirakan masih ada puluhan santri yang tertimbun di bawah reruntuhan bangunan.

Evakuasi terus dilakukan dengan harapan seluruh korban dapat ditemukan dan diidentifikasi secepat mungkin.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut