Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Banjir di Mandalika Imbas Hujan Ekstrem, Infrastruktur dan Mitigasi Dievaluasi
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Pemotor Terseret Banjir di Kawasan Industri Candi Ngaliyan Semarang

Jumat, 27 Februari 2026 - 22:16:00 WIB
Detik-Detik Pemotor Terseret Banjir di Kawasan Industri Candi Ngaliyan Semarang
Tangkapan layar pemotor terseret arus banjir di Kawasan Industri Candi Ngaliyan, Kota Semarang, Jumat (27/2/2026). (Foto: iNews)
Advertisement . Scroll to see content

SEMARANG, iNews.idBanjir akibat hujan deras kembali merendam Kawasan Industri Candi (KIC) Ngaliyan, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (27/2/2026). Akibat kejadian itu, sepeda motor milik warga terseret arus air deras. 

Detik-detik terseretnya kendaraan tersebut sempat terekam kamera warga dan memicu kepanikan. Dalam potongan video yang beredar di media sosial, terdengar suara warga berteriak histeris saat melihat motor tersebut terbawa arus. 

Peristiwa motor terseret arus ini terjadi tepat di dekat kantor polisi yang berada di blok 8 Kawasan Industri Candi. Banjir membuat kendaraan roda dua milik salah satu pekerja tersebut tidak kuat menahan dorongan air.  

Selain kendaraan roda dua, sejumlah mobil yang terparkir di area Blok 8 juga ikut terendam air. Meski luapan air cukup tinggi di area jalan, banjir dilaporkan tidak sampai masuk ke dalam area pabrik. 

Banjir di kawasan industri ini diduga tidak hanya disebabkan oleh faktor cuaca ekstrem atau hujan lebat yang mengguyur selama beberapa jam. Ada faktor teknis lain yang memperparah keadaan.

Dampak hujan deras tidak hanya terjadi di kawasan industri. Wilayah permukiman di Kelurahan Wates, Kecamatan Ngaliyan, juga dilaporkan terjang banjir. 

Data sementara menunjukkan sebanyak 155 jiwa terdampak akibat rumah mereka tergenang air luapan. Warga kini mulai membersihkan sisa-sisa lumpur dan air pasca-hujan mulai reda. Pihak BPBD Kota Semarang terus memantau titik-titik genangan di wilayah Semarang Barat yang rawan menjadi langganan banjir saat intensitas hujan meningkat.

Editor: Kastolani Marzuki

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut