Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Kronologi Tuan Rumah Pesta Nikah di Purwakarta Tewas Dianiaya Preman, Tolak Beri Miras
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta, Dipicu Minta Jatah Miras

Senin, 06 April 2026 - 11:47:00 WIB
Detik-Detik Pemilik Hajatan Tewas Dikeroyok Preman di Purwakarta, Dipicu Minta Jatah Miras
Pemilik hajatan tewas di Purwakarta setelah dikeroyok preman saat acara pernikahan anaknya. (Foto: iNews TV)
Advertisement . Scroll to see content

PURWAKARTA, iNews.id - Pemilik hajatan tewas di Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, setelah dikeroyok sekelompok preman saat acara pernikahan anaknya. Peristiwa tragis ini terjadi di Kampung Cikumpay PTPN, Desa Kertamukti, Kecamatan Campaka, Sabtu (4/4/2026).

Korban diketahui bernama Dadang (58). Dia meninggal dunia setelah mengalami penganiayaan brutal di tengah berlangsungnya pesta pernikahan.

Kejadian bermula saat sejumlah pemuda yang diduga preman kampung datang ke lokasi hajatan. Mereka meminta tuan rumah menyediakan minuman keras.

Namun, korban menolak permintaan tersebut demi menjaga suasana acara keluarga. Penolakan itu justru memicu emosi para pelaku.

Tak hanya meminta miras, pelaku juga sempat meminta jatah uang. Korban sempat memberikan Rp100.000, namun pelaku kembali meminta hingga Rp500.000.

Situasi kemudian memanas hingga terjadi keributan. Korban yang merupakan tuan rumah langsung dikeroyok secara brutal oleh para pelaku.

Akibat pengeroyokan tersebut, korban pingsan di lokasi kejadian. Dia kemudian dilarikan ke rumah sakit, namun nyawanya tidak tertolong.

Kasi Humas Polres Purwakarta AKP Enjang Sukandi mengungkapkan hasil temuan di lokasi kejadian.

"Dari hasil olah TKP (tempat kejadian perkara), menemukan benda berupa belahan bambu yang diduga digunakan untuk menganiaya korban, terutama pada bagian kepala," ujarnya.

Peristiwa ini membuat suasana pesta pernikahan berubah menjadi duka. Keluarga korban histeris, bahkan istri korban dilaporkan sempat pingsan di lokasi.

Editor: Donald Karouw

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut