Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Susno Duadji Ungkap Prabowo Punya Daftar Pengusaha-Aparat Nakal di Pertambangan
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik OTK Bakar Pos Keamanan Ponpes di Maros, Sempat Bergaya di Depan CCTV

Jumat, 17 Januari 2025 - 19:35:00 WIB
Detik-Detik OTK Bakar Pos Keamanan Ponpes di Maros, Sempat Bergaya di Depan CCTV
Polisi olah TKP Teror di pondok pesantren (ponpes) oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terekam CCTV. (Foto: iNews).
Advertisement . Scroll to see content

MAROS, iNews.id - Teror di pondok pesantren (ponpes) oleh orang tidak dikenal (OTK) di Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan terekam CCTV. Pelaku, sebelum membakar pos keamaman sempat bergaya dengan berpose dua jari ke arah kamera CCTV. 

Kemudian pelaku mulai beraksi dan membakar pos keamanan yang terbuat dari kayu. Usai melakukan aksinya, pelaku dijemput oleh rekannya lalu kabur meninggalkan lokasi.

Pelaku terlihat mengendarai sepeda motor berbonceng tiga. Awalnya dalam rekaman terlihat aksi seorang pria mengenakan helm datang sambil memegang botol plastik berisi bahan bakar minyak (BBM).

Personel Polres Maros setelah mendapatkan laporan langsung menuju lokasi dan melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Hasil penyelidikan awal, diketahui kobaran api tidak membakar habis pos sekuriti ini. 

Polisi juga menemukan beberapa botol plastik yang diduga menjadi tempat bom molotov. "Dari peristiwa ini kita telah mengamankan barang bukti," ujar Kasat Reskrim Polres Maros, Iptu Aditya Pandu, Kamis (16/1/2025).

Saat ini, kata dia masih menyelidiki kejadian itu dengan mengumpulkan barang bukti. Sementara pelaku, lanjut dia masih diidentifikasi memalui CCTV dan telah diketahui identitasnya.

"Sedang kami kejar pelakunya," katanya.

Editor: Kurnia Illahi

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut