Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Tragis! Bripda Dirja Tewas Diduga Dikeroyok Senior di Barak, Baru 1 Tahun Jadi Polisi
Advertisement . Scroll to see content

Detik-Detik Kericuhan Demo Mahasiswa di Mapolda DIY: Pagar Dijebol, Polisi Terlibat Bentrokan

Rabu, 25 Februari 2026 - 15:03:00 WIB
Detik-Detik Kericuhan Demo Mahasiswa di Mapolda DIY: Pagar Dijebol, Polisi Terlibat Bentrokan
Demo mahasiswa di Mapolda DIY ricuh, pagar dijebol dan polisi terlibat bentrokan, namun situasi akhirnya berhasil dikendalikan. (Foto: iNewsTV)
Advertisement . Scroll to see content

YOGYAKARTA, iNews.id Demo mahasiswa di Mapolda Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) berubah ricuh Selasa (24/2/2026) malam, setelah ratusan peserta aksi mendobrak pagar dan melempari area markas kepolisian.

Aksi awalnya damai sebagai bentuk protes dugaan kekerasan aparat, termasuk kasus penganiayaan seorang remaja oleh anggota Brimob di Kota Tual, Maluku. Namun sekitar pukul 18.45 WIB, situasi mendadak memanas dan terekam dalam sejumlah video yang beredar.

Dalam keterangan resmi akun Instagram Polda DIY, massa merusak pagar, melempari area Mapolda, dan menghancurkan traffic cone, menyebabkan kemacetan di sekitar lokasi.

“Pukul 18.45 WIB suasana aksi unjuk rasa di depan Mako Polda DIY. Massa melakukan perusakan pagar Mapolda, melakukan pelemparan dan merusak traffic cone sehingga menimbulkan kemacetan dan mengganggu pengguna jalan,” tulis akun resmi Polda DIY, Rabu (25/2/2026).

Video yang beredar memperlihatkan massa menjebol pagar Mapolda DIY. Bahkan seorang polisi sempat tertimpa pagar roboh saat melakukan pengamanan. Bentrokan kemudian meluas ke wilayah Condong Catur dan depan Kampus UPN Yogyakarta.

Arus lalu lintas di Jalan Lingkar Utara sempat dialihkan untuk mengantisipasi meluasnya kericuhan. Setelah dua jam, massa berhasil dibubarkan dan situasi berangsur kondusif.

Kepala Bidang Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyayangkan demo berakhir ricuh dan menegaskan terjadi perusakan pada pagar sisi timur Mapolda.

“Kami menyayangkan aksi tersebut berakhir ricuh dan terjadi perusakan pada pagar sisi timur Mapolda. Namun secara umum, situasi dapat dikendalikan oleh petugas di lapangan,” ujar Kombes Ihsan.

Ia juga menegaskan informasi penggunaan gas air mata tidak benar.

Dalam kericuhan ini, tiga mahasiswa sempat diamankan, tetapi setelah koordinasi dengan pihak kampus, ketiganya dikembalikan ke rektorat masing-masing.

Saat ini, situasi di depan Mapolda DIY aman, arus lalu lintas kembali normal, dan kondisi kamtibmas di wilayah DIY kembali kondusif.

Editor: Reynaldi Hermawan

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut